Menghabiskan akhir pekan di Pulau Dewata tidak lengkap bila belum menyambangi tempat-tempat baru yang menjadi incaran para turis. Salah satu destinasi yang kini menjadi tujuan favorit wisatawan untuk menghabiskan waktu di Bali adalah kawasan Seminyak. Tidak hanya toko cinderamata, dekorasi rumah, hingga fashion, kawasan Seminyak juga dikenal akan segala jenis restoran yang menawarkan ragam cita rasa, dari yang berkonsep 'makan pinggir jalan' hingga fine dining. Salah satu restoran yang kini meramaikan destinasi kuliner di kawasan Seminyak adalah Salazón. Berlokasi di jalan Kayu Aya, Salazón hadir dengan menawarkan sensasi kuliner kontemporer dengan sajian menu yang unik hasil kreasi chef ternama.

Tampak dari area entrance, fasad Salazón tampil dengan wajah berparas industrial yang menyegarkan. Sambutan hangat dari area entrance tersebut beralih pada bagian dalam restoran yang terasa lapang tanpa banyak sekat berarti. Pendant lamp kayu berbentuk tanduk rusa begitu menarik perhatian dan kian membuat penasaran akan sajian kuliner yang ditawarkan Salazón. Secara umum, area dining Salazón terbagian menjadi tiga baris utama, dimulai dari deretan kursi yang merapat ke jendela, deretan tengah, serta deretan kursi yang menghadap langsung ke bagian dapur untuk menyaksikan para chef memasak kreasi andalannya.






Nama Salazón sendiri diambil dari bahasa Spanyol yang berarti proses pengasinan. Apa yang menjadi cerita di balik nama tersebut lantas menjadi tema besar pada menu yang disajikan. Konsep Salazón lantas dikembangkan menjadi sebuah proses bagi sebuah bahan untuk menciptakan suatu sensasi rasa berbeda. Oleh karena itu, pada salah satu sudut restoran tampak sebuah ruangan pendingin besar berdinding kaca sebagai tempat berlangsungnya proses dry-aged untuk daging, ikan, dan bahan lainnya sebelum diolah menjadi kreasi kuliner.

Ditangani oleh Chef Paul Lewis, proses memasak yang dilakukan oleh Salazón dilakukan dengan proses pemasakan alami. Misalnya saja penggunakan oven bergaya Skotlandia seberat 5 ton lebih yang menggunakan bahan bakar kayu dan hasil pemanasannya digunakan untuk memasak hampir seluruh hidangan di Salazón. Bila Anda menggemari ragam sajian grilled, mencicipi hidangan di Salazón adalah langkah tepat sembari menikmati pelesir di Bali. Salah satu sajian sensasional yang ditawarkan Salazón adalah 60 Day Op Rib, daging yang telah mengalami proses pembekuan selama 60 hari hingga kadar asam dalam daging menimbulkan cita rasa eksklusif dan otentik. 




Usai menggarap sajian-sajian yang menggiurkan, yang tidak boleh dilewatkan adalah menyesap beragam minuman hasil kreasi para bartender Salazón. Misalnya saja Twenty One Barrel Aged yang akan disajikan dalam bersama sebuah trolley dan diramu langsung di depan Anda. Bali dengan segala pesonanya memang selalu menghadirkan keunikan tersendiri bagi setiap wisatawan dan kehadiran Salazón kontan menjadi ikon baru destinasi kuliner menggiurkan di jantung Seminyak. Ready for dinner?

Foto: dok. Salazón