Apakah Anda tinggal di rumah minimalis tipe 36 atau apartemen tipe studio? Lalu apakah Anda merasa ruang tamunya terasa kecil? CASA Indonesia telah menyiapkan 10 inspirasi dan tips desain agar ruang tamu kecil akan terasa luas. 


Ruang tamu adalah jantung rumah; tempat Anda akan merebahkan badan setelah lelah bekerja atau menjamu sahabat dan keluarga terdekat. Maka desain ruang tamu harus dirancang sebaik mungkin.





1. Manfaatkan jendela kaca dengan pemandanga taman agar terlihat luas

Menghadirkan akses menuju taman belakang di area ruang keluarga memberikan sirkulasi udara yang baik dan sejuk untuk interior. Kehadiran furnitur minimalis pada area living room, membantu memaksimalkan kesan ruang pada rumah yang dibangun di atas lahan terbatas. 



LUWIST / Ferrian Rinaldi


2. Dinding putih bersih tanpa banyak ornamen

Sebuah ruang keluarga kerap dilengkapi dengan kabinet di bawah televisi. Fungsinya adalah sebagai rak penyimpanan barang maupun beragam aksesori elektronik yang berkaitan dengan televisi sehingga terlihat rapi.


Salah satu pilihannya adalah kabinet tanpa pintu guna memudahkan akses dalam menjangkau barang di dalamnya. Namun, perlu dilakukan pembersihan secara berkala guna menghindari penumpukan debu di furnitur ini.


Felipe Hess Arquitetos / Fran Parente


Debu dapat dibersihkan dengan cara dilap maupun dengan penyedot debu. Selain itu, luangkan pula waktu paling tidak 6 bulan sekali untuk merapikan kembali barang yang diletakkan di kabinet.


3. Apa kelebihan dan kekurangan furnitur custom built?

Pengaplikasian furnitur custom built bisa menjadi siasat untuk ruang terbatas, seperti ruang keluarga misalnya. Dengan mengaplikasikan sofa memanjang yang sesuai dengan ukuran ruang, Anda bisa memaksimalkan sudut-sudut yang sebelumnya tidak terpakai. Anda juga bisa mengaplikasikan kabinet yang melekat di dalam dinding agar kesan rapi dan sleek tercipta.



Meski dapat menciptakan nuansa luas pada ruangan, furnitur custom built memiliki kekurangan yakni tidak fleksibel ketika ditukar atau dipindahkan. Desain dan perakitannya pun juga membutuhkan biaya relatif besar dibandingkan furnitur siap pakai.


Baca juga, 17 Ruang Tamu Minimalis yang Super Nyaman


4. Furnitur secukupnya sesuai dengan kebutuhan

Living room pada hunian vertikal dapat memberikan pencahayaan alami sekaligus pemandangan yang indah dari ketinggian. Optimalisasikan area balkon yang tak tersentuh sebagai ruang keluarga tambahan dengan desain yang serupa. Jika ruang tamu ada memiliki ukuran yang kecil, jangan terlalu banyak menempatkan furnitur. Satu sofa dan corner table saja sudah cukup agar sirkulasi gerak lebih banyak



Natalie Dubrovska / Omid Mohammadi


Baca juga, 8 Tanaman Berdaun Lebar ini Bagus untuk Dekorasi Rumah


5. Mezzanine yang memanfaatkan ruang vertikal (ke atas)

Maksimalkan area kecil dengan menciptakan mezanin, seperti kamar tidur di atas ruang makan. Mezanin sering disebut sebagai ruangan di lantai tengah (antara lantai satu dan dua) atau ruang tambahan. Dengan menggunakan sistem ini, ceiling lantai satu otomatis menjadi tinggi atau memiliki void. Sirkulasi udara dari void rumah di tengah-tengah lantai mezanin membuat hunian terasa segar.





Bahtera Associates / Perspektif Indonesia


6. Pencahayaan yang baik membuat ruang tamu kecil jadi terlihat luas

Ruang keluarga dengan jendela membentang hingga ke ceiling ini mendapatkan kualitas cahaya dan udara yang baik. Terlebih lagi untuk ruang keluarga yang langsung berhimpitan dengan area luar taman yang dapat memberikan kesan bebas bernafas terhadap orang didalam rumah.



7. Cara memilih karpet yang tepat

Mengaplikasikan karpet di ruang tamu itu ada estetikanya dan jangan asal pilih. Jika sofa menempel dinding, pastikan setidaknya kaki kursi bagian depan menginjak karpet agar terlihat rapi dan saling menyatu. Ukuran karpet 240x300 atau 150x240 sentimeter cocok furnitur berukuran kecil.



Crystal Ann Interiors


8. Kabinet TV yang tersembunyi

Khususnya saat kedatangan tamu atau acara besar. Susun barang secara vertikal sehingga dapat meminimalisir penggunaan ruang. Selain itu, Anda dapat memanfaatkan panel kayu sebagai penutup kabinet agar ruangan terlihat lebih rapi secara instan, khususnya saat kedatangan tamu.



Rumanara / Dwi Andika


Untuk membuat ruangan lebih ekspresif, tempatkan wall art / lukisan dengan warna yang menarik pada salah satu sisi tembok. Penataan cahaya lampu warm white dengan teknik berpendar akan memberikan estetika ruang yang lebih elegan.


Baca juga, Miliki Apartemen Berkesan Luas dengan 5 Cara Ini!


9. Meminimalisasi debu menempel di dalam ruangan

Sematkan tanaman hias di sudut-sudut ruang tamu agar terlihat segar. Oksigen yang dihasilkan oleh tanaman akan membuat ruang tamu terasa semakin nyaman dan membuat betah di rumah. Dengan menyiram tanaman hias di dalam ruangan secara rutin, ruang tamu Anda akan lebih terasa memiliki tingkat kelembapan yang baik sehingga meminimalisasi debu menempel di dalam ruangan.



Fridlaa


10. Ruang tamu Skandinavia


Membuat ruang tamu di lantai dua yang tersambung dengan balkon akan memberi suasana yang lebih nyaman dengan pemandangan di sekitar hunian. Ciptakan paras interior yang kekinian dengan dominasi kayu serta furnitur bergaya Skandinavia.


Belluzzo Martinhao Arquitetos / Mariana Orsi
Foto teaser: Fridlaa