Melihat kumpulan sapi di tengah ladang adalah hal biasa, namun bagaimana jika melihat seekor sapi di dalam kafe yang terletak di tengah hiruk pikuknya Shibuya, Jepang?







Tak perlu menggunakan banyak iklan untuk membuat masyarakat menyadari keberadaan kafe ini, corak hitam putih yang menyelimuti fasad dan juga sapi yang mendampingi para pengunjung saat memesan makanan sudah cukup mengundang perhatian dari orang-orang yang lalu-lalang.


Baca juga, Baru dari Facebook, Pop-Up Cafe Sosialisasi di Inggris


Mencoloknya fasad kafe memang merupakan taktik promosi arsitek Ryusuke Nanki. Para pengunjung yang tertarik secara visual mau berfoto lalu mengunggahnya di media sosial sehingga masyarakat pun dapat langsung melihat dari foto-foto yang diunggah.






Dengan menyajikan makanan serta minuman yang beragam, termasuk dessert khas Milkland yang berbahan dasar susu dan keju pulau Hokkaido sendiri. Pengunjung tidak usah ragu akan rasa yang telah di sajikan di setiap hidangan, karena susu dan keju tersebut langsung berasal dari sapi-sapi produktif yang dipelihara disana.


Baca juga, Kafe di Kuwait Karya Nendo Hadirkan Nuansa Futuristis




Selain cita rasa yang khas, suasana yang khas pun dapat langsung dirasakan pengunjung setelah masuk melalui fasad yang benar-benar mencerminkan suasana dalam kafe ini. Pengunjung langsung dihadapi oleh counter ice cream yang langsung bisa memilih topping di area bar topping, dengan wadah yang muncul secara acak seperti permainan Whac-A-Mole dengan didampingi patung sapi yang berdiri di sampingnya.


Sumber foto + teaser: Frame