Rumah impian bisa kita peroleh dari inspirasi film. Beberapa rumah yang terkenal dari film layar lebar menjadi favorit penonton yang menggemari film dengan setting rumah-rumah impian ala Hollywood. 





Anda pasti ingat film berjudul "The Intern" (2015). Adegannya banyak dilakukan di setting sebuah kantor on-line shopping dalam sebuah bangunan bekas pabrik. Ruang studio type tanpa sekat yang sangat luas, memiliki barisan jendela besar dengan langit-langit tinggi, bergaya open office memadu gaya industrial dan American Classic.




Sudut ruang kantor dalam film "The Intern". 


Sang direktur cantik dengan santainya menaiki sepeda untuk mencapai sudut ruang ke sudut lainnya untuk mengecek pekerjaan timnya. Pada bagian tengah terdapat ruang rapat yang desainnya lebih mirip living room dengan sofa L, bantal pastel dan coffee table yang besar.


Suasana dapur di rumah tokoh utama film "The Intern". 


Baca juga: 9 Desain Rumah Idaman yang Paling Disukai Banyak Orang


Atau Anda juga pasti gemas menonton aksi kocak pemain gaek Jack Nicholson dan Diane Keaton dalam film "Something's Gotta Give" (2003). Rumah pantai di Hampton ini menjadi setting film yang indah dengan bukaan French doors menghadap ke pemandangan pantai.


Ruang dengan deretan French windows di setting film "Something's Gotta Give". 


Rumah ini disebut-sebut sebagai salah satu rumah dari film Nancy Meyers yang paling banyak dipuji dan mengisi Pinterest terbanyak karena dianggap sebagai 'the dreamiest and the creamiest house'.


Meyers memang bukan sutradara biasa. Film-film besutan Meyers kerap menampilkan tokoh sentral perempuan yang classy, sukses dalam karier, membuat Meyers menjadi salah satu sutradara wanita terkuat di Hollywood.


Film-filmnya meraih box office dan membuat pecinta film drama keluarga dapat menikmati keindahan rumah-rumah khas Amerika yang ditata dengan selera tinggi. Dalam film It's Complicated (2009), ruang makan dan dapur menjadi fokus karena tokoh cerita adalah chef pastry wanita yang terkenal dan tengah merenovasi dapur terlibat cinta segitiga dengan mantan suaminya.



Dapur sekaligus ruang makan keluarga di setting film "It's Complicated". 


Pemerannya Meryl Streep digambarkan berulang kali terlihat menyiapkan sarapan hingga menyiapkan makan malam hingga membuat croissant di dapur yang luas dan dipenuhi peralatan masak yang lengkap dengan meja makan besar untuk anak-anaknya yang sudah dewasa saat berkunjung di akhir pekan.




Fasad rumah impian di film "It's Complicated". 



Living room di setting film "It's Complicated". 


Sementara dalam film "The Holiday" (2006), tokoh advertising moghul Cameron Diaz memiliki rumah besar modern dengan nuansa maskulin beige-hitam-putih bertukar rumah dengan kediaman Kate Winslett yang berbentuk rumah cabin mungil di wilayah suburb London yang rustic dan country style.



Rumah nuansa maskulin ala Los Angeles yang modern di setting film " The Holiday". 

Sudut interior rumah Amanda di film "The Holiday" yang bernuansa monokromatis. 



Fasad rumah cabin di sub urban kota London yang rustic. 



Interior super cozy di dalam cabin dalam setting film "The Holiday". 


Film-filmnya yang lain produksi era sembilanpuluhan seperti "Father of The Bride" 1 & 2, "I Love Trouble" dan "What Women Want" juga menampilkan lokasi rumah yang khas ala Meyers yang mewakili penataan interior rumah pada zamannya.



Rumah indah dalam setting film "Father's of The Bride" di Pasadena, Amerika. 



Interior kamar di setting film "Father's of The Bride". 

Bedanya adalah sentuhan yang disesuaikan dalam plot cerita membaur dalam visualisasi film. Misalnya nuansa oranye yang menyembul di sudut ruang film "What Women Want" karena banyaknya lagu-lagu Frank Sinatra mengisi sebagai pengiring banyak adegan. Diketahui bahwa musisi ini adalah penyuka warna oranye.


Coba Anda buktikan dengan kembali menonton film-film ini.  


Foto: Dok. CASA Indonesia, Pinterest.