Bagi para millenials yang suka foto-foto dan upload di instagram, ada sebuah spot instagrammable baru di kawasan Pondok Indah, bernama MoJa Museum. Hanya berjarak 600 meter dari Pondok Indah Mall 2, MoJa Museum adalah ruang seni atraktif yang mengajak Anda mengeksplorasi ruang demi ruang. 


Area tunggu MoJa Museum dengan sentuhan motif teraso

Area tunggu MoJa Museum dengan sentuhan motif teraso / CASA Indonesia


MoJa merupakan singkatan dari Museum of Jakarta. Menempati rumah klasik di kawasan Pondok Indah, MoJa Museum mentransformasi lantai 2 menjadi selayaknya labirin. Desainnya pun dibuat dengan tren terkini dan terdiri dari beberapa ruangan dengan tema yang berbeda-beda. MoJa Museum dirancang oleh enam anak muda bertalenta dengan latar belakang yang bermacam-macam, seperti art history dan bisnis. 


Berikut ini 10 hal penting tentang MoJa Museum yang perlu Anda ketahui sebelum datang ke sana:


1. Terbagi menjadi 14 ruangan

Di atas luas lantai sebesar 700 meter persegi, MoJa Museum mengusung tema bioskop atau cinema. MoJa Museum memiliki ruangan-ruangan tematik yang terinspirasi dari film-film ternama, seperti Charlie and the Millenial Pink Candy Room, Flower Gump, Captain Snowman’s Underpants, (500) Seats of Summer, dan masih banyak lagi.


Peta 14 ruangan di MoJa Museum

Peta 14 ruangan di MoJa Museum / CASA Indonesia


Pastikan Anda menikmati setiap ruangan, karena MoJa Museum adalah one way trip museum atau tidak diijinkan kembali ke ruangan sebelumnya.



2. Museum ini boleh Anda sentuh, gambar, bahkan lompati

Berbeda dengan museum pada umumnya, Anda dipersilahkan beraktifitas seseru mungkin, namun tetap menjaga properti dan tenang. 



3. Selalu ada kejutan

Bagi para pengunjung yang lahir di era 1980 dan 1990-an, ruangan Ready Player MoJa tentu akan membawa nostalgia di masa kecil. Ruangan ini didesain selayaknya arcade dengan empat pilihan mainan, seperti Mario Bros, Pokemon, Mega Man, dan Street Fighter. Sayangnya, games ini hanya berupa video demo.


Ready Player MoJa Museum

Ready Player MoJa / CASA Indonesia


Karena MoJa adalah Museum of Jakarta, terdapat beberapa gambar ikonis yang merepresentasikan Indonesia, terutama Jakarta. Seperti gambar Monas dan Es Cendol di The Godfather’s Red Room


The Godfather’s Red Room MoJa Museum

The Godfather’s Red Room / CASA Indonesia


4. Spot #OOTD yang wajib Anda nantikan

Ke-14 ruangan yang MoJa Museum sangat unik. Beberapa di antaranya memiliki background dan angle yang sangat cocok untuk feed Instagram, seperti School of Disco, Cloud with a Swing of Happiness, dan Colorception.



5. Tiket bisa dibeli on the spot

Tiket masuk MoJa dimulai dari Rp 90.000 hingga Rp 125.000. Jam operasional MoJa Museum terbagi menjadi tiga sesi, yakni 11.00-13.30, 14.00-16.30, dan 17.00-19.00. MoJa Museum dibuka setiap hari dan sangat mudah ditemukan di jalan protokol Metro Pondok Indah.


Harga tiket masuk MoJa Museum

Harga tiket masuk MoJa Museum / MoJa Museum


6. Ada batasan waktu di setiap ruangan

Seperti di area The Pursuit of Butter, terdapat satu kolam bola yang menyerupai kemasan popcorn yang bisa Anda selami sepuasnya, namun staff MoJa Museum akan memberi waktu hanya 3 menit. Beberapa area lain pun diberi waktu sekitar 10 menit untuk menghindari antrian yang terlalu panjang.



7. Representasi brand sebagai sponsor

MoJa Museum disponsori oleh brand Marie Regal, Oasis mineral water, Snowman, dan Lion Parcel. Dengan kreatif, para inhouse designer membuat tema ruang yang merepsentasikan brand tersebut. Disponsori oleh brand spidol Snowman, area Captain Snowman’s Underpants mengajak Anda menggambar dan mewarnai dinding mural dengan spidol raksasa. Kreasikan karya Anda dan jangan lupa abadikan di media sosial.


Captain Snowman’s Underpants moja museum

Captain Snowman’s Underpants / CASA Indonesia


8. Outfit yang sesuai

CASA Indonesia menyarankan Anda menggunakan baju senyaman mungkin, edgy untuk #OOTD, dan sebaiknya jangan menggunakan rok. Banyak aktifitas di MoJa Museum seperti main ayunan di Cloud with a Swing of Happiness, mandi bola di The Pursuit of Butter, pantulan cermin di lantai School of Disco, dan merebah di bean bag Catch Me if Lion Can; akan dirasa lebih nyaman jika Anda bisa leluasa bergerak.



Yang terakhir, jangan lewatkan blower di area Marie Me! yang disponsori oleh Marie Regal. Dengan hembusan angin dari bawah, Anda akan dikelilingi oleh potongan kemasan Marie Regal yang berterbangan dengan serunya. 



9. Hanya dibuka hingga bulan Januari 2019

Direncanakan MoJa Museum akan mengubah tema setiap 3 bulan sekali dan lokasinya bisa saja berpindah dari Pondok Indah, jadi pastikan Anda jangan melewatkan tempat instagrammable ini.


Merchandise store MoJA Museum

Merchandise store MoJA Museum / CASA Indonesia


10. Siapkan baterai yang cukup atau power bank

MoJa Museum menginjinkan Anda untuk mengambil foto sepuasnya dalam kurun yang ditentukan di setiap ruangan, maka pastikan gadget dan kamera Anda terisi penuh.




11. Souvenir gratis

MoJa Museum memberikan snack kecil yang bisa Anda nikmati saat di ruangan, seperti permen, popcorn, jelly bean, dan biskuit. Beberapa di antara bisa Anda bawa pulang, sementara ada satu ruangan yang hanya mengijinkan Anda mengosumsi di tempat. 


Charlie and the Millenial Pink Candy Room

Charlie and the Millenial Pink Candy Room / CASA Indonesia

Foto teaser: Ready Player MoJa, fasad MoJa Museum di Pondok Indah, Cloud with a Swing of Happiness, School of Disco / CASA Indonesia
Sumber foto: CASA Indonesia, MoJa Museum, instagram