Rumah mode Acne Studios baru saja membuka kantor pusatnya yang baru dengan arsitektur bergaya brutalisme di kota Stockholm, Swedia. Gedung yang tadinya digunakan sebagai kedutaan Cekoslowakia tersebut merupakan karya arsitek Jan Bacon pada tahun 1970-an.


Bangunan berarsitektur unik itu memiliki 10 lantai dan dirancang ulang dengan gaya open space untuk meningkatkan interaksi sekaligus daya kreasi para pekerja di rumah mode Acne Studios. Desainer Max Lamb ditunjuk untuk memberi jiwa baru pada interiornya, seperti batu alam yang dikuir untuk tempat duduk di area lobby hingga meja metalik yang mewah di perpustakaan. Seniman Daniel Silver turut membubuhkan torehan karyanya di kantor Acne Studios melalui kolase abstrak dengan menggunakan material produk fashion milik Acne Studios. Sementara itu, label asal Swedia tersebut juga menggaet desainer Benoit Lalloz untuk berkolaborasi mendesain lampu gantung berpalet pink.


"Saat kami akan memulai rancangan kantor baru, saya membuat sketsa layaknya sebuah desain mode. Saya menginginkan kantor kami memiliki hubungan mode yang kuat, sangat dinamis, dan sekaligus sebagai tempat kami bereksperimen", ungkap Jony Johansson selaku Creative Director Acne Studios.




"Acne Studios selalu berkembang dan kami menginginkan sebuah tempat untuk berkembang bersama. Kami akan terus melanjutkan perubahan-perubahan bagi kantor baru ini, setiap bulan, setiap tahun. Saya sangat meyakini desain akan tetap hidup baik dalam mode maupun interior", lanjut Johansson.


Sumber: Hypebeast
Foto: Acne Studios