Perayaan hari Natal bisa Anda lakukan dengan berbagai cara. Anda bisa berbagi kue Natal, bertukar kado, hingga melancong ke destinasi wisata unik.


Selain kegiatan yang sifatnya festive, merayakan Natal juga bisa dilakukan dengan lebih khidmat; menapaktilasi satu persatu gereja Indonesia tertua yang usianya bisa mencapai 1 abad bisa menjadi pilihan.





Mulai dari sejarahnya yang penting atau desain bangunannya yang ikonis, berikut rekomendasi 5 gereja Indonesia tertua versi CASA Indonesia.

 

Gereja Immanuel Jakarta



Tampak depan Gereja Immanuel Jakarta/ Wikipedia


Gereja Immanuel Jakarta selesai dibangun pada 24 Agustus 1839 untuk menghormati Raja Willem I, raja Belanda periode 1813-1840.


Baca juga: 5 Sneakers Menarik Untuk Hadiah Natal Tahun Ini!


Dari tampilan luar, salah satu gereja Indonesia tertua ini memiliki langgam arsitektur yang menyerupai Pantheon, Roma berkat kehadiran kubah dan kolom-kolom masif pada fasad.


Gereja Katedral Jakarta



Tampak depan Gereja Katedral Jakarta/ Victory News


Selesai dibangun pada 1901 membuat Gereja Katedral Jakarta menjadi salah satu ikon bangunan bersejarah yang ada di Indonesia.


Mengusung gaya arsitektur neo-gothic yang berkembang di Inggris pada 1740-an, Anda dapat melihat kehadiran menara kembar simetris dengan ornamen-ornamen tegas sebagai perwujudan harapan untuk Tuhan di balik langit.


Gereja Sikka Flores



Tampak depan Gereja Sikka/ 1001 Indonesia




Gereja indonesia tertua yang satu ini dibangun oleh bangsa kolonial Portugis di Flores pada 1899.


Baca juga: 16 Macam Arsitektur Rumah Paling Populer dan Sejarahnya


Fasad yang kental dengan gaya arsitektur tudor ini sebagian besar materialnya menggunakan kayu jati. Selain gereja yang indah, Anda juga bisa mendapatkan rosario kerang kreasi mama-mama Flores di sekitar gereja.


GPIB Griya Mulya Purworejo



Tampak depan GPIB Griya Mulya Purworejo/ Situs Budaya


GPIB Griya Mulya merupakan salah satu bangunan kolonial yang menjadi cagar budaya di Purworejo, Jawa Tengah.


Gereja yang dibangun 12 November 1879 tersebut tampil sederhana dengan ukuran 8 x 23 meter dan satu menara lonceng di bawah pintu utama.


Gereja Fidelis Sejiram



Tampilan klasik Gereja Fidelis Sejiram/ Kemdikbud



Gereja Fidelis Sejiram dibangun di Desa Sejiram, Kalimantan Barat pada 1892. Gereja tersebut dibangun untuk mendukung Pastur Looyman dalam menyebarkan ajarannya untuk para Suku Dayak.


Baca juga: 15+ Inspirasi Pohon Natal Minimalis


Ciri khas dari Gereja Fidelis Sejiram adalah kehadiran patung ayam yang bertengger di bagian atap gereja.


Foto teaser: Gereja Katedral Jakarta/ Victory News