Tahukah Anda bahwa kebisingan di rumah bisa menjadi sumber pertikaian dengan tetangga rumah?

Ini dikarenakan suara bervolume tinggi dapat menciptakan rasa tidak nyaman bagi lingkungan di sekitar rumah Anda, terutama para tetangga. Ini pula hal yang dikhawatirkan oleh musisi Marcello Tahitoe saat ingin mewujudkan impiannya dalam memiliki studio musik di rumahnya. Lebih banyak dikenal dengan nama Ello, penyanyi yang belakangan ini banyak merilis musik bergenre pop rock ini dibantu oleh desainer Keneth Sandy dari Keneth Sandy Studio dalam perancangan proyek spesial ini.







Dengan luas ruang sekitar 90 m2, studio dibangun di bagian rooftop dengan konsep modern kontemporer berkesan maskulin sembari merepresentasikan persona Ello. Demi menjawab kebutuhan akan nilai akustik yang optimal, produk dari Jayaboard hadir sebagai solusi dalam perancangan studio musik ini.




Berbentuk unik seperti segitiga trapesium, bagian eksterior ruang studio terlihat menggunakan Durock dari Jayaboard, papan semen teragregasi yang memiliki glass fiber mesh dilapisi polymer pada permukaan depan dan belakangnya. Material ini termasuk ringan serta memiliki sistem konstruksi yang mudah untuk diaplikasikan. Dengan demikian mempermudah tugas tim arsitek yang musti melakukan pembangunan tanpa material yang berat serta teknik pengecoran akibat lokasi studio musik yang berada di rooftop.


Saat proses konstruksi


Final look


Baca juga, Instalasi Unik dan Inovatif dari Jayaboard di Arch:id


Beralih ke bagian interior, kesan hangat terlihat nyata berkat dominan permukaan warna kayu tua yang diterapkan. Permukaan ini merupakan sistem partisi kedap suara Jayaboard yang terdiri dari papan gypsum Soundstop dengan tebal 12 mm dan rangka metal. Hasilnya menciptakan dinding partisi dengan nilai Sound Transmission Class (STC) sebesar 50 sehingga mampu menahan suara bising hingga hampir tidak terdengar sama sekali. Perfect for Home Studio!






Tampilan konstruksi bagian interior


Baca juga, Jayaboard Pahami Adaptasi Arsitektur di Masa Pandemi








Selain partisi ini, desainer turut menerapkan produk Jayabell sebagai finishing, papan gipsum berwarna putih yang berguna sebagai media penyerapan suara melalui perforasi dan tissue akustik. Dengan demikian membantu dalam meredam gaung atau gema yang merupakan hal krusial dalam proses menciptakan musik di studio. Permukaan berlubang yang dimiliki permukaan papan ini turut menjadi unsur estetika yang menarik pada bagian dinding serta ceiling.

Dengan beragam fitur menarik yang mampu mengoptimalkan akustik di studio musik, produk Jayaboard diharapkan bisa menjadi solusi bagi penggiat musik serta musisi dalam menciptakan ruang berkarya impian mereka.





Sumber Foto: Jayaboard