Hujan yang turun dengan tidak tentu membuat teras hunian Anda sering basah akibat tempias.


Terlebih jika teras Anda bersebelahan dengan taman, air yang tempias menjadi kotor dan membuat penampilan teras Anda terlihat kurang terawat.





Mengingat hujan masih akan turun setidaknya sampai akhir Maret, berikut tips melindungi teras dari tempias air hujan ala CASA Indonesia.


1. Gunakan Kanopi



Ilustrasi kanopi untuk teras / Steemit


Agar teras tidak kotor setiap kali hujan, gunakan kanopi agar air hujan tidak langsung mengenai teras. Kanopi juga bisa dipakai untuk melindungi teras dari sinar matahari berlebih.


Baca juga: 5 Furnitur Outdoor yang Tetap Cantik di Musim Hujan


Agar lebih terlidung dari tempias, tambahkan panjang kanopi setidaknya 2-3 meter dari ujung teras dengan sudut kemiringan bawah sekitar 45 derajat agar air yang turun tidak mengenai teras. 


2. Aplikasikan Talang Air



Penggunaan talang air agar hujan tidak membuat dinding lapuk / Dekoruma


Menggunakan atap saja sebenarnya belum cukup. Air yang menetes di atap dalam waktu lama bisa membuat rangka atau kaki-kaki kanopi berkarat atau lapuk.


Siasatnya adalah mengaplikasikan jalur air di pinggir-pinggir atap atau menggunakan talang air yang langsung terhubung ke selokan, sehingga tidak ada lagi air yang menetes di sembarang tempat.


3. Gunakan Kerai





Kerai berbahan kain bisa menjadi pilihan / JS Curtain


Outdoor blinds atau yang bisa dikenal sebagai kerai lapisan sejenis tirai dengan material beragam yang bisa digulung.


Kerai selain bisa digunakan untuk menjaga privasi, bisa juga digunakan untuk menghalangi tempiasnya air hujan.


Baca juga: 5 Tips untuk Merawat Furnitur Kayu di Musim Hujan


Untuk kesan natural, Anda bisa menggunakan kerai yang berbahan bambu, namun ada juga kerai modern berbahan katun yang bisa digulung menggunakan mesin.


4. Gunakan Panel Secondary Skin


Perforated screen untuk melindungi sebagian teras / Design Boom


Jika ingin hunian Anda tampil lebih modern, panel secondary skin bisa digunakan untuk menyelimuti teras Anda.


Panel secondary skin memiliki fungsi yang beraneka, mulai dari melindungi privasi penghuni, meminimalkan cahaya matahari berlebih, hingga menghalangi tempiasnya air hujan.


Namun tidak seperti kerai yang bisa digulung atau dibuka, panel-panel secondary skin biasanya bersifat permanen dan tidak bisa diubah.


5. Gunakan Batu di Sekitar Teras



Ilustrasi rangkaian batu di sekitar rumah / Pinterest


Untuk meminimalkan air hujan yang tempias ke teras, aplikasikan rangkaian batu kali di sekitar teras atau hunian.


Rangkaian batu tersebut tidak hanya meredam air hujan yang turun, batu yang melapisi tanah ini juga membuat air yang tempias tidak menjadi kotor.