Hingga berita ini diturunkan, sudah lebih dari 71 ribu kasus terkait virus corona yang terjadi secara global, dengan total kematian sebanyak 1.700 kasus terjadi, sebagian besar berada di wilayah Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.


Sejak 23 Januari silam, Pemerintah Tiongkok telah mengisolir Wuhan karena menjadi pusat penyebaran pertama virus corona.





Hingga sekarang, semua jalur penerbangan dari Wuhan ke luar negeri telah ditutup, toko-toko dan fasilitas transportasi umum juga berhenti bekerja.


Baca juga: Transformasi 5 Kota Megah Tiongkok


Wuhan merupakan ibukota Provinsi Hubei dan menjadi kota terbesar di Hubei dan menjadi kota berpenduduk terpadat di Tiongkok Pusat.


Wuhan merupakan kota yang dijuluki sebagai 'River City'. Julukan tersebut diberikan karena Wuhan dilalui oleh salah satu sungai terkenal di Tiongkok, Sungai Yangtze.



Wuhan Yangtze River Bridge / Trip


Lewatnya Sungai Yangtze di tengah Wuhan membuat kota berpenduduk 11 juta ini memiliki setidaknya 11 jembatan ikonis.


Baca juga: 5 Arsitek Asal Tiongkok dengan Karier Menakjubkan




Wuhan Yangtze River Bridge salah satunya, adalah jembatan sepanjang 1.670 meter yang menghubungkan daerah Hanyang dan Wuchang.


Jembatan yang desainnya masih sangat dipengaruhi oleh insinyur-insinyur asal Rusia (dahulu Uni Soviet) ini merupakan jembatan double-deck dengan jalan tol empat jalur di atas dan jalur kereta double-track jurusan Beijing-Guangzhou.



Wuhan Center / Wikipedia


Selain jembatan, Wuhan juga terkenal dengan gedung-gedung pencakar langitnya. Sebagai salah satu kota yang menjadi pusat industri telekomunikasi, perkembangan kota Wuhan memang cukup pesat.


Gedung tertinggi di Wuhan hingga saat ini masih dipegang oleh Wuhan Center, gedung yang dibangun firma arsitektur ECADI ini memiliki tinggi sekitar 438 meter.



Penampakan Yellow Crane Tower dari udara / SOuth China Morning Post


Wuhan juga menjadi lokasi dibangunnya Yellow Crane Tower, salah satu bangunan bersejarah tertinggi di Tiongkok yang telah dibangun sejak 223 M.