PASSAGIO, jalan setapak yang menghubungkan area komersial dan residensial di area simprug, Jakarta Selatan, sebuah instalasi karya Cosmas Gozali untuk Italian Design Day #2.


Desain menjadi prihal penting yang sangat diperhatikan oleh pemerintahan Italia. Melalui promosi kampanye strategisnya bernama Vivere ALL'Italiana, pemerintah Italia mempromosikan aspek kebudayaannya di bidang ekonomi, bahasa, dan riset ilmiah.




Salah satunya ialah dengan penyelenggaraan acara Italian Design Day yang pertama kali diinisiasi pada tahun 2016 oleh H.E Paolo Gentiloni (Former Minister of Foreign Affairs Italia).

Lebih dari 20.000 design expert di 100 kota di dunia, termasuk Jakarta mengikuti acara Italian Design Day yang digelar pertama kali pada 2 Maret 2017 lalu.


Kiri-kanan: Cosmas Gozali (Arsitek Indonesia), Alessandro Colombo (Italian Design Ambassador untuk Indonesia), Michela Magri (Direktur Pusat Kebudayaan Italia).


Kembali untuk kedua kalinya, Italian Design Day di Jakarta kali ini menggelar tiga acara utama selama bulan Maret 2018. Diawali oleh instalasi karya arsitek Cosmas Gozali bertajuk Passagio yang berlokasi di showroom Laflo, Jakarta Selatan.

Acara kedua yang dihelat 2 Maret 2018 lalu merupakan sebuah seminar inspiratif yang mengangkat tema "Sustainability in Tourism: Contributing vs Destroying", dengan pembicara Cosmas Gozali dan Alessandro Colombo, serta Baskoro Tedjo sebagai moderator.



Seminar yang bertempat di Pusat Kebudayaan Italia Jakarta ini membahas aspek masalah yang dihadapi oleh dunia pariwisata di berbagai belahan dunia yang memiliki dua mata pisau, baik dari sisi ekonomi maupun menjadi dilema tersendiri yang merugikan masyarakat lokal.


Para pembicara memberikan gagasan bagaimana peran arsitektur dan desain menempatkan diri sebagai sebuah solusi dari permasalahan pariwisata yang ada secara global.

Acara yang terkahir ialah sebuah essay competition yang dapat diikuti oleh publik dengan tema besar yaitu,Communal Space in a Sustainable City hingga 31 Maret mendatang.





Foto: Kiki W. Pakaya