Merenovasi rumah itu memerlukan persiapan yang matang, baik dari segi finansial, desain rumah, dan tim yang merenovasi. Setiap rumah tentu memerlukan treatment yang berbeda-beda, karena tergantung dengan kondisi rumah sebelumnya. Bagi Anda yang ingin renovasi rumah milik sendiri tentu akan memiliki permasalahan yang berbeda dengan orang yang renovasi rumah lama yang baru dibeli. 

CASA Indonesia merangkum cara meminimalisir biaya renovasi rumah. Namun sebelumnya, ketahui dulu beberapa tahap yang harus Anda lakukan saat ingin renovasi rumah.




Tahap Merenovasi Rumah

1. Buat daftar perbaikan

Telusuri ruang demi ruang dan perhatikan elemen apa saja yang mau diperbaiki. Umumnya, yang perlu diperbaiki adalah kondisi ceiling dan tembok yang bocor, pelapis lantai yang pecah, cat dinding yang mengelupas, atau rangka atap yang rayap (bagi yang masih menggunakan kayu). Buat daftar yang rapi dan urutkan dari yang darurat hingga pelengkap. 


5 Cara Meminimalisir Biaya Renovasi Rumah

Aplikasi warna 1024 Timeless oleh Jotun / Jotun

 

2. Sesuaikan jumlah lantai dengan kebutuhan

Untuk keluarga muda, rumah satu lantai berukuran 100 meter persegi dengan 2 kamar tidur terbilang cukup. Namun, banyak masyarakat yang membuat perencanaan jangka panjang karena memprediksikan memiliki tiga anak atau mengajak orang tua / mertua tinggal bersama. Dengan rencana seperti itu, rumah bertingkat satu lantai direnovasi menjadi dua lantai. 


5 Cara Meminimalisir Biaya Renovasi Rumah

Mono Villa Phuket / Moloko Phuket Property


Poin penting dalam menambah lantai adalah struktur pondasi yang kuat. Diskusikan dengan arsitek dan kontraktor Anda dengan menanyakan kondisi struktur sekarang. Biasanya, kolom perlu diperkuat atau dipertebal serta menambah balok sebagai pengait. Cara pengecekan bisa macam-macam, salah satunya dengan membuat lubang kecil di kolom untuk melihat jumlah tulangan besi kolom. 


Baca juga, 25 Desain Rumah Minimalis 2 Lantai Untuk Keluarga Muda


3. Gunakan jasa arsitek dan desainer 

Bagi orang awam yang kurang paham tentang desain atau cara membuat rumah, tentu ini akan menguras energi dan membuat pusing kepala. Mencari referensi di internet begitu mudah dan banyak ditemukan, terutama melalui website dan majalah CASA Indonesia. Namun terkadang Anda kesulitan menemukan apa yang Anda butuhkan dan inginkan.

Untuk itu, konsultasikan dengan desainer interior atau arsitek rumah Anda. Karena sebagai pakarnya, mereka bisa menerjemahkan kebutuhan klien dalam bentuk 3D dan memberi saran akan tren desain terkini. 




Baca juga, 14 Pertanyaan Wajib ke Kontraktor saat Membangun Rumah

      

4. Sirkulasi udara yang baik untuk rumah sejuk

Dengan cuaca Indonesia yang semakin panas, penggunaan AC sering kali tidak bisa dihindari. Berbeda dengan kondisi rumah jaman dulu yang terasa sejuk sepanjang hari dan bebas polusi. Untuk itu, tambahkan roster atau lubang angin, banyak bukaan jendela, dan jika memungkingkan buat ceiling rumah menjadi tinggi.


Roster adalah lubang angin yang terbuat dari semen dan pasir yang dicetak. Modelnya sangat beragam. Untuk variasi bentuk, di antara semen berbentuk solid, hadirkan roster berlubang lingkaran. Roster bisa menjadi solusi rumah hemat energi karena bisa menyalurkan udara segar ke dalam rumah, sekaligus berestetika tinggi. 


5. Buat perancangan budget

Dari daftar yang telah Anda buat di atas, Anda bisa membuat perencanaan biaya renovasi dengan baik. Jika budget Anda terbatas, minta pengerjaan renovasi dalam beberapa tahap, maka kontraktor bisa memperbaiki rumah untuk yang darurat terlebih dahulu. Biaya membangun rumah sangat beragam, tergantung dari kontraktor yang Anda pilih. 


Kontraktor biasanya akan membuat RAB (rencana anggaran biaya). Minta detail selengkap-lengkapnya tentang spek dan kriteria tambahan agar tidak ada pengerjaan yang terlupakan, walaupun sangat memungkinkan ada penambahan / pengurangan pekerjaan sejalannya waktu.



Beda kawasan, beda harga. Biasanya kontraktor akan memberi gambaran biaya dari harga per meter persegi. Kini, harga borongan per meter persegi bisa dimulai dari Rp 3.000.000 - Rp 10.000.000 (tentatif). Harga borongan biasanya sudah meliputi biaya material dan tukang. Bagi Anda yang ingin renovasi rumah hingga mengisi interior, sebaiknya cari kontraktor yang memiliki tukang batu hingga tukang kayu (furnitur).


Cara Meminimalisir Biaya

1. Jangan terlalu banyak mengubah

Keinginan untuk merenovasi rumah perlu dibatasi, karena akan berpengaruh terhadap biaya. Semakin banyak perubahan tentu biaya akan turut meningkat, seperti biaya material dan tukang. Membuat daftar perbaikan seperti di atas adalah pegangan yang harus Anda pantau terus. Urutkan dari yang penting hingga bisa ditunda. 




5 Cara Meminimalisir Biaya Renovasi Rumah

Alexander & Co


Jika Anda ada rencana menambah atau memindahkan ruang, pelajari denah dengan seksama. Membongkar dan membuat dinding baru membutuhkan biaya yang cukup mahal, jadi maksimalkan area sebaik mungkin. Walaupun Anda hanya ingin mengeser dinding 50 sentimeter, pengerjaannya sama saja dengan 2 meter. Maka, rumah yang direnovasi tetap memerlukan perencanaan yang baik; sama seperti membuat baru.


2. Pilih pelapis dinding yang bijak

Untuk melapisi tampak depan / fasad rumah, tentu menggunakan keramik atau batu alam akan nampak lebih cantik. Namun, biaya material ini tidaklah murah. Untuk menimimalisir biaya, disarankan menggunakan cat dinding saja. Untuk area outdoor, gunakan cat yang waterproof agar tahan air dan tidak mudah mengelupas. 

Buat rumah Anda terasa hidup dengan menggunakan kombinasi warna yang menarik, baik untuk interior atau eksterior.


5 Cara Meminimalisir Biaya Renovasi Rumah

Dulux


Baca juga, Sulap Rumah dengan Paduan Warna Cat Rumah Minimalis Ini


3. Solusi rumah rayap

Kendala di rumah lama biasanya adalah rayap yang membuat Anda harus "mengobati" kusen kayu pada jendela dan pintu. Solusi yang terbaik adalah menggantinya menjadi jendela dan pintu aluminium. Memang biayanya akan besar di depan, namun membuat maintenance yang lebih murah di masa mendatang. Rayap juga bisa ditemukan di rangka atap, Anda bisa menggantikannya menjadi baja ringan.

4. Manfaatkan furnitur lama

Jangan terburu-buru membuang furnitur lama, Anda bisa menyulapnya menjadi seperti baru dengan beberapa tips yang mudah. Salah satunya dengan mengubah warna atau poles permukaan furnitur kayu dengan minyak atau cairan khusus agar memperpanjang umur serat kayu. 

Furnitur lama bisa juga Anda ubah fungsi, misalnya mengubah bathtub lama menjadi sofa atau meja kerja tua yang diurai menjadi beberapa kabinet.


5 Cara Meminimalisir Biaya Renovasi Rumah

Holly bath-sofa dari Devon & Devon


5. Hemat energi dengan bahan material yang tepat

Penggunaan AC di rumah sebetulnya bukan bagian dari tahap meniminalisir biaya renovasi, namun berkesinambungan dengan perancangan awal. Desain rumah baru Anda menggunakan material yang ramah lingkungan dan dapat meredam panas. Salah satu material yang ramah lingkungan adalah dinding batu bata. Dinding batu bata setebal 10 cm dapat menahan panas selama 2 jam lebih, sehingga akan mengurangi penggunaan AC di rumah.


5 Cara Meminimalisir Biaya Renovasi Rumah

Estúdio BRA / Maira Acayaba


Masyarakat banyak menggunakan hebel sebagai material pengganti batu bata. Namun sebenarnya hebel itu adalah merk dagang untuk material bata ringan. Bata ringan adalah material yang menyerupai beton dan memiliki sifat kuat, tahan air dan api. Harganya memang lebih mahal dari batu bata merah, namun pemasangannya bisa lebih cepat karena ukurannya yang besar.


Jika dihitung antara waktu pengerjaan dan biaya, penggunaan batu bata merah dan bata ringan cenderung seimbang. Batu bata merah membutuhkan waktu lebih lama namun barangnya murah, dan sebaliknya. 


Baca juga, 16 Macam Arsitektur Rumah Paling Populer dan Sejarahnya


Foto teaser: Rumah karya Ayya Architects (Ferdy Apriadi, Iqbal Ardiansyah, dan Baja Sidik Brojonegara)