Menciptakan sebuah rumah tak jarang juga diperuntukkan bagi kenyamanan para tamu, terutama bagi keluarga yang senang menjamu para kerabat.

Rumah dengan luas tanah 1152 meter persegi ini menjadi persinggahan yang begitu nyaman dalam skala yang besar. Memang sudah menjadi kebiasaan bagi sepasang pemilik hunian ini yang memeriahkan rumah dengan kegiatan memasak dan makan bersama.







Karakter yang hangat itu pada akhirnya membentuk layout rumah. Dari awal perancangan sudah tampak jelas area living room, dining room, pantry, dan teras secara lapang menyatu dengan desain yang selaras.


Baca juga, Rumah Kembar untuk Kakak Beradik, Serupa Tapi Tak Sama!


Walau saling berdiri berhimpitan, living room tetap mengambil peran terpenting dan dicanangkan sebagai jantung rumah. Untuk memberikan kenyamanan yang maksimal, semua unsur pergerakan alam dan penataan furnitur dirangkai dalam satu kesatuan. 




Secara psikologis, living room seluas 42 meter persegi dan ceiling setinggi 7,5 meter memberikan waktu jeda untuk bernafas lega. Pandangan mata dapat mengitari interior rumah hingga ke arah outdoor tanpa batas.




Baca juga, Desain Apartment Kekinian yang Buat WFH Jadi Nyaman


Gemericik suara air dari kolam menambah sensasi relaksasi yang mengalir dan mengalun ke dalam rumah. Surabaya memiliki suhu dan kelembaban udara yang cukup tinggi. Dengan demikian, posisi wajah dan punggung rumah perlu menghadap ke posisi yang tepat. 






Living room dengan double height ceiling mendapatkan kualitas cahaya dan udara yang terbaik karena berada di sisi timur – selatan. Matahari pagi mengisi kehangatan ruangan, sirkulasi udara dalam rumah diperhitungkan dengan cermat sehingga aliran udara terbentuk menyilang baik di lantai satu dan lantai dua.




Baca juga, Jadikan Rumah Anda Serupa Dengan Film Holywood


“Sisi depan bangunan yang menghadap utara dan barat mengaplikasikan papan kayu ulin sebagai sun screen. Penataan konfigurasi yang dinamis dengan perbedaan ketinggian dan kedalaman antar massa berfungsi untuk menolak sinar matahari sore dan aksentuasi desain”, jelas Frans Gondo dari Goutama Design Consultant yang melihat dari sudut padang arsitektural.




Rumah di kawasan Pakuwon Indah, Surabaya ini dilengkapi oleh lima kamar tidur, ruang sauna, pusat kebugaran, dan home theatre. Pada bangunan rumah seluas 995 meter persegi ini seakan memberi ruang bagi karya seni untuk berbicara lebih dominan. 


Baca juga, Segar! Rumah ini Jarang Pakai AC & Terasa Sangat Sejuk


Tidak ada area yang luput dari koleksi karya seni pada rumah ini yang setiap karyanya mewakili karakter yang berbeda-beda. Beberapa karya yang berumah di sini seperti lukisan dari seniman Awiki, Arie Smit, Ida Bagus Purwa, Nyoman Gunarsa, Dewa Tirtayasa, dan beberapa karya lukisan lainnya yang cukup ternama.




“Pilihan furnitur berbahan kayu dengan desain yang sederhana dan sedikit ornamen sengaja digabungkan dengan permainan pilihan material untuk mendapatkan satu irama yang lebih hidup sekaligus untuk memudahkan pemilihan sofa dari Molteni&C maupun Rolf Benz dengan desain yang simple dan nyaman untuk digunakan sehari-hari”, papar Valdy Wijaya selaku desainer interior dari Valvonne Interior. 


Teks oleh Raisa B. Ranti
Fotografi oleh Sefval Mogalana
Arsitektur oleh Goutama Design ConsultanT
Desain Interior oleh Valvonne Interior