Menjadi tempat bertemunya keseimbangan pikiran, tubuh, dan jiwa yang menjadi dasar dari kemanusiaan. Imaji Studio bersama Sulla Home mengangkat konsep ini kedalam sebuah instalasi Miboso (mind, body, and soul) yang di pamerkan di Savior Pakubuwono pada 11 hingga 15 Maret lalu.







Mereka berkolaborasi bersama beberapa orang lainnya dalam memberikan sentuhan ke dalam instalasi ini. Dengan bantuan Dua Studio dalam merancang konsep interior yang menghasilkan helaian kain yang digantung dengan indah.




Juga diiringi oleh Prabumi dengan lantunan gamelan berirama yang menjadi latar belakang karya visual Ivan Reyhan di balik kain halus dari Sulla yang dipamerkan membuat para pengunjung terkesima.




Lalu pengunjung pun diajak mendengar suara sinden dari Dewi Sulastri yang merupakan seorang koreografer dalam melestarikan dan mengembangkan tarian dari budaya Jawa Klasik. Kemudian diikuti pula oleh tarian 'Tembang Alit' Bedhayan oeh Laskar Indonesia Pusaka yang mana tiga penari ini dibungkus oleh kain dari Imaji Studio dan dihiasi oleh aksesoris klasik saat karya visual Ivan Reyhan dimainkan sebagai latarnya.






Tarian Jawa Klasik ini dipilih karena merefleksikan kesadaran akan pikiran, tubuh, dan jiwa yang berkesinambungan dengan inti dari bedhayan ini sendiri. Karena inti dari bedhayan ini adalah 'rasa' yang hanya bisa dibuat oleh koneksi yang harmonis dari mind, body, and soul. 





Pengunjung pun bisa melihat beberapa brand yang ditampilkan di pop up store, yang diantaranya adalah barang dari THK, Herbana, Imaji Studio, dan Sulla Home sendiri. 


Sumber foto + teaser: Dok. Sulla Home