Keduanya, antara pernis dan plitur merupakan bahan finishing yang sama-sama diaplikasikan pada permukaan kayu.


Meski sekilas terlihat sama, ada 5 hal penting yang membedakan antara pernis kayu dan plitur. Simak rekomendasi CASA Indonesia di bawah ini.





1. Fungsinya berbeda



Bramble Furniture


Meskipun sama-sama diaplikasikan di atas permukaan kayu, terdapat perbedaan mendasar antara pernis kayu dan plitur.


Baca juga: 5 Tips untuk Merawat Furnitur Kayu di Musim Hujan


Pernis kayu biasanya digunakan untuk memberikan proteksi dan menjaga kualitas permukaan kayu. Sebaliknya plitur digunakan untuk membuat kayu terkesan mengilap dan memberi warna pada permukaan kayu.


2. Bahannya berbeda



Frame Web




Perbedaan pernis kayu dan plitur juga ditentukan oleh bahan pembuatannya. Pernis kayu yang memberikan proteksi menggunakan bahan seperti resin, drying oil, dan thinner.


Baca juga: 15 Ide dan Inspirasi Jenis Pintu Kayu untuk Hunian


Sedangkan plitur menggunakan material resin alam yang didapat dari serangga. Karena resin tersebut rata-rata berwarna kuning, pengaplikasian plitur memang dapat mengubah warna pada permukaan kayu. 


3. Cara penggunaannya berbeda



MA Studio Arsitek


Pernis kayu dan plitur juga memiliki cara penggunaan yang berbeda. Karena pernis kayu sudah berbentuk cair, Anda bisa langsung mengaplikasikannya pada permukaan kayu tanpa campuran apapun.


Sedangkan plitur yang berasal dari resin alam biasanya membutuhkan bahan pelarut. Anda bisa menggunakan thinner sebagai bahan campuran plitur sebelum mengaplikasikannya pada permukaan kayu.


Teaser: Hikari House karya Pranala Associates / CASA Indonesia