Belakangan ini, sebagian besar waktu yang dilalui sehari-hari banyak dihabiskan di dalam rumah. Selama di rumah saja, Anda perlu untuk memperhatikan tingkat kelembapan udara. Perlu diketahui, tingkat kelembapan udara di dalam ruangan baiknya yaitu berkisar antara 30% – 50%. Selain dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan, tingkat kelembapan udara yang tidak stabil di suatu ruangan, juga dapat memperpendek umur furnitur kayu di rumah. Untuk mengontrol hal-hal tersebut, Anda bisa menggunakan humidifier sebagai solusi yang tepat. 


Fungsi humidifier yang utama adalah untuk meningkatkan kelembapan udara di dalam suatu ruangan. Humidifier bekerja dengan menyemprotkan uap air ke udara. Uap air ini akan meningkatkan kelembapan udara di suatu ruangan hingga batas ideal. Tingkat kelembapan udara yang ideal dapat berdampak baik bagi kesehatan dan benda-benda di rumah. Untuk lebih lengkapnya, Simak artikel CASA Indonesia di bawah ini mengenai fungsi humidifier di rumah!





1. Untuk Membantu Menjaga Benda Di Rumah


(Fungsi humidifier di rumah. Foto: Dok. Xiaomi Today)


Perlu diketahui, semakin lembap suhu udara di dalam rumah, maka dapat membuat rumah terasa lebih hangat dan nyaman, sehingga dapat mengurangi penggunaan listrik statis yang bisa merusak perangkat elektronik sekaligus menghemat uang untuk tagihan listrik.


Selain itu, tingkat kelembapan udara yang ideal juga dapat membuat lantai dan furnitur kayu bisa bertahan lebih lama. Hal ini karena bahan kayu memang membutuhkan tingkat kelembapan tertentu dalam penggunaannya. Kelembaban udara juga dapat membantu mencegah wallpaper cepat retak dan rusak. 


2. Untuk Melindungi Tanaman Hias Di Dalam Ruangan


(Fungsi humidifier di rumah. Foto: Dok. West Elm)


Tanaman hias di dalam ruangan bisa menjadi kering dan layu, karena udara di dalam ruangan yang kering dan tingkat kelembaban ruangan tidak stabil. Namun, fungsi humidifier lainnya yaitu dapat mencegah tanaman hias di dalam ruangan menjadi kering dan layu, dengan meningkatkan tingkat kelembapan udara pada batas ideal.


Tanaman hias di dalam ruangan membutuhkan kelembapan, yang membuatnya semakin vibrant. Meskipun begitu, tanaman hias di dalam ruangan juga tetap membutuhkan air, agar dapat bertumbuh dengan baik. 


3. Untuk Melembapkan Kulit, Bibir dan Rambut


(Fungsi humidifer di rumah. Foto:Dok. Amazon)


Tak hanya itu saja, fungsi humidifier di rumah berikutnya yaitu membantu melembapkan kulit, bibir, dan rambut. Apakah Anda sering mengalami masalah kulit kering dan bibir pecah-pecah? Atau rambut kering? Atau justru keduanya?


Hal ini bisa terjadi karena sirkulasi udara di dalam rumah yang kurang baik akibat penggunaan perangkat elektronik seperti AC atau suhu dingin di luar rumah, sehingga menyebabkan udara di dalam rumah terasa kering. Seperti yang Anda ketahui, udara yang kering dapat menarik kelembapan keluar dari tubuh, sehingga menyebabkan kulit kering dan bersisik, bibir pecah-pecah, dan rambut kering.




Humidifier memiliki fungsi untuk meningkatkan kelembapan udara di dalam suatu ruangan, sehingga dapat mencegah masalah kulit kering, bibir pecah-pecah, hingga rambut kering. 


4. Untuk Mengurangi Dengkuran


(Fungsi humidifier di rumah. Foto: Dok. Xiaomi Today)


Fungsi humidifier untuk meningkatkan kelembapan udara di dalam ruangan juga bisa membantu mengurangi dengkuran. Bagaimana bisa? Jika udara di dalam suatu ruangan cukup kering, saluran udara seseorang cenderung tidak cukup dilumasi, yang dapat memperburuk dengkuran. Menambahkan kelembaban ke udara dengan humidifier di malam hari dapat membantu meringankan dengkuran. 


5. Untuk Mencegah Flu


(Fungsi humidifier di rumah. Foto: Dok. Xiaomi Today)


Meningkatkan kelembapan udara dengan humidifier dapat membantu mengurangi risiko terkena flu. Berdasarkan penelitian, tingkat kelembapan udara di atas 40% dinilai cukup efektif untuk membunuh partikel virus yang ada di udara. Bahkan, menurut riset virus tidak mampu bertahan hidup pada udara yang terlalu kering, sehingga saat kecil kemungkinannya untuk menginfeksi.


Dengan begitu, fungsi humidifier ini sangat efektif untuk mengurangi virus yang mungkin ada di dalam rumah atau ruangan. 


Itulah 5 fungsi humidifier yang bisa menjadi cara tepat untuk menambah kelembapan udara sekaligus memberi banyak manfaat. Tetapi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat menggunakan humidifier di rumah, antara lain: 


- Humidifier mengubah air menjadi uap kemudian dilepaskan ke udara. Jika tangki air humidifier kotor, uap yang dihirup juga akan menjadi kotor. Oleh karena itu, selalu rutin bersihkan humidifier secara menyeluruh dan ganti filter secara berkala (jika humidifier memiliki filter)

- Tingkat kelembapan di atas 60% dapat memicu kesulitan bernapas dan membuat jamur dan tungau tumbuh sumbur. Oleh karena itu, selalu ukur tingkat kelembapan udara dengan alat pengukur kelembaban atau hygrometer

- Sebaiknya gunakan air bersih dan murni untuk mengisi humidifier, karena air yang mengandung mineral dapat menumpuk di mesin dan membuat humidifier cepat rusak. Selain itu, air mineral yang diubah menjadi uap dan dilepaskan ke udara juga dapat mengendap di sekitar ruangan sebagai debu.


(Image: Dok. Dave Wheeler, Desain interior: Sarah Ellison Studio)