Beberapa bulan yang lalu, Museum Modern and Contemporary Art in Nusantara (MACAN) kembali selebrasi dunia seni kontemporer dengan pameran berisi karya Melati Suryadarmo dan Julian Rosefeldt. Pameran yang awalnya dijadwalkan buka sejak Februari hingga Mei 2020, terpaksa harus tutup sementara seminggu usai pameran resmi dibuka.

Hal ini dikarenakan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam menghadapi pandemi virus corona. Sehingga mengharuskan para pencinta museum untuk berpisah sementara dengan tempat favoritnya.





Julian Rosefeldt - Manifesto (2015) di Ecole des Beaux Arts de Paris 2017 / Nicolas Brasseur


Baca juga, Fantastis! Dua Pameran Memukau di Museum MACAN


Menghadapi hal ini serta kesulitan yang tengah dialami industri seni dimasa wabah ini, Museum MACAN meluncurkan inisiasi bernama Arisan Karya dalam langkah memberi dukungan kepada komunitas seni di Indonesia. Aaron Seeto (Direktur), Amalia Wirjono (Kepala Departemen Pengembangan) dan Asep Topan (Kurator) berbagi bahwa inisiasi ini akan terbagi atas tiga sesi, yaitu pada akhir bulan Mei, lalu Juni dan Juli 2020.


Bagaimanakah detail pelaksanaan Arisan Karya ini?





Sejak awal bulan Mei 2020, museum telah merilis open call guna mengundang para seniman mengikutsertakan karyanya dalam arisan ini. Kurang lebih 430 perupa karya telah ikut berpartisipasi dengan jumlah karya yang diterima mencapai hampir seribu karya.

Seluruh karya akan menjalani proses kurasi yang bergerak berdasarkan deskripsi karya, kematangan kemampuan teknis yang dicerminkan pada karya, serta beragam hal diluar elemen artistik, seperti keberagaman medium yang digunakan, lokasi keberadaan dari perupa, dan lain-lain.

Antusiasme pekerja seni dalam ajang ini terlihat dengan keberagaman asal karya yang menjajah hingga provinsi Riau dan Aceh serta masih banyak lagi.


Melati Suryodarmo - Study of Movement 


Baca juga, Nantikan Program Fantastis dari Museum MACAN di 2020




Bagaimana publik berpartisipasi dalam Arisan Karya?

Dimulai dari tanggal 20 hingga 28 Mei 2020, Anda berkesempatan untuk melihat katalog seluruh karya terpilih dalam Arisan Karya ini melalui halaman www.shop.museummacan.org Selama periode ini, semua orang berkesempatan untuk membeli satu tiket undian bernomor senilai satu juta rupiah yang nantinya akan diundi pada tanggal 29 Mei 2020. Pengundian ini akan berlangsung dalam sesi Ungkap Karya di Instagram Live @museummacan dan @shopatmacan_id.  


FX Harsono - Denial of Recognation no.1


Mirip dengan arisan bersama komunitas yang biasa Anda temui kan?

Namun, perbedaannya kali ini Anda berkesempatan untuk meraih karya seni baik dari para maestro legendaris maupun para perupa muda menjanjikan asal Nusantara.


Baca juga, Pajang dan Sesuaikan Karya Seni Ini Sesuka Anda!


Sejumlah seratus karya seni, milik dari Melati Suryodarmo, Tisna Sanjaya, FX Harsono, Suwage, dan masih banyak lagi yang dapat diraih dengan harga terjangkau, yaitu satu juta rupiah.


Tisna Sanjaya - Stay at Home


Melalui dana yang dikumpulkan diharapkan dapat membantu para seniman dalam berupa care package yang disiapkan oleh Museum MACAN. Selain undian arisan ini, beragam workshop virtual terkait seni juga turut dipersiapkan oleh museum untuk terus membangun komunitas seni Nusantara.

Will you bet your luck in Arisan Karya? Let’s do this!



Sumber Foto: Museum MACAN