Kamis, 31 Mei 2018 kemarin, pameran Casa Indonesia 2018 resmi dibuka. Kemeriahan suasana memenuhi ballroom hotel The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place di malam pembukaan.

Hari itu juga menjadi hari pertama digelarnya premium living exhibition terlengkap di Indonesia yang dibuka sejak pukul 10:00 WIB pagi. Opening ceremonial pameran Casa Indonesia 2018 dihelat sekitar pukul 19.30.



Triawan Munaf, Paramita Soedarjo, dan Soetikno Soedarjo berjalan menuju booth IDentities


Namun, para tamu undangan, yang terdiri dari figur publik, desainer baik interior dan produk, serta para arsitek meramaikan area pameran lebih awal.

Antusiasme mereka terlihat seperti di area Designers' Showcase sambil berfoto untuk mengabadikan momen setahun sekali ini.


Ki-Ka: Prastia Putra, Diana Nazir, Cosmas D. Gozali. Muhammad Jufri, Rina Renville, Sylvie Arizkiani


Pada sore hari, konferensi pers digelar lebih dulu.

Prastia Putra (Managing Editor CASA Indonesia), Cosmas D. Gozali (Exhibition Director Casa Indonesia 2018), Diana Nazir (Creative Director Casa Indonesia 2018), Rina Renville, serta perwakilan Bekraf, Muhammad Jufri dan Sylvie Arizkiani perwakilan dari IKKON menjadi sosok-sosok penting yang mendeskripsikan Casa Indonesia 2018 pada rekan-rekan media.



Soetikno Soedarjo memberi sambutan untuk Casa Indonesia 2018


Pembukaan pameran Casa Indonesia 2018 pun diawali dengan sambutan Soetikno Soedarjo, selaku President Commissioner MRA Group dan Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF).



Sambutan dari Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia untuk Casa Indonesia 2018

Sebagai perhelatan desain yang juga dekat dengan bidang seni, tarian tradisional dengan iringan musik kontemporer menjadi gong pembukaan Casa Indonesia 2018.


Penampilan dari Kita Poleng di Casa Indonesia 2018


Persembahan Kita Poleng asal Bali ini turut menambah nilai spesial acara tahunan majalah CASA Indonesia yang digelar untuk kesembilan kalinya, sekaligus menjadi perayaan 10 tahun berjalannya majalah CASA Indonesia.


Foto: dok. CASA Indonesia