Sesuai talkshow di acara CASA Talk di pameran Casa Indonesia 2018 waktu lalu, CASA Indonesia mengundang Sigi Wimala dan Lincoln Bong  dari Kids Republik Design sebagai nara sumber.



(Ki-ka) Raisa Benaya Ranti (Moderator dari CASA Indonesia), Lincoln Bong (Kids Republik Design), Sigi Wimala 


Tema yang diusung adalah Tips Merancang Kamar Anak versi Milenials Parents dan bekerjasama dengan Parentalk. Sigi Wimala berperan sebagai klien yang memiliki dua anak dan memerlukan saran dan ilmu tentang mendesain kamar tidur anak.


Lincoln Bong adalah principal dari Kids Republik Design, sebuah biro desain interior yang fokus terhadap desain ruang anak.


Sebagai arsitek lulusan NUS Singapore, Lincoln kini mengerjakan banyak ruang anak, seperti kamar tidur, playground, klinik gigi anak; dan projek yang terbaru yang sedang dikerjakan adalah Zoomoov di Pacific Place. 


Merancang kamar tidur anak itu tidak bisa asal. Banyak unsur-unsur yang perlu diperhatikan. Simak tips penting agar anak merasa senang dengan kamar tidurnya sendiri


1. Warna Cat Dinding yang Lembut 

Banyak yang mengira semua kamar untuk anak, seperti kamar tidur, kamar bermain, dan ruang belajar harus menggunakan warna cerah.



Desain ruang belajar dan baca yang menyatu dengan kamar tidur /  Kids Republik Design


Memang betul, di bawah alam sadarnya, anak-anak-akan lebih tertarik dengan warna-warna yang cerah dan kontras, seperti biru, merah, dan kuning. Namun warna cerah yang mampu menstimulasi rasa aktif ini lebih cocok digunakan di kamar bermain.



Gambar di dinding bisa menggunakan wallpaper atau gambar dengan tangan / Kids Republik Design


Menurut Lincoln yang memiliki banyak klien berprofesi dokter, kamar tidur sebaiknya menggunakan warna-warna pastel yang menenangkan. Ini adalah teori dari kedokteran, psikologi, dan desain.



Kamar tidur anak dengan tema Dinosaur Adventure / Kids Republik Design


Warna pastel mampu membantu anak merasa tenang dan santai untuk "mengantarkan" mereka tidur. Untuk warna-warna pop atau cerah bisa diimplementasikan di furnitur, bedding, atau dekorasi.


2. Desain Kamar yang Seru namun Everlasting

Kamar tidur adalah istana bagi si kecil. Segala aktivitasnya berawal dan berakhir di sana setiap harinya; hingga beranjak dewasa. Sigi dan banyak klien dari Kids Republik Design menginginkan desain kamar anaknya bisa dipakai paling tidak di atas lima tahun atau pun lebih. 


Untuk menghindari kejenuhan, pilih desain yang tak lekang oleh waktu atau bertahan lama. Seperti apakah itu? Seperti rancangan-rancangan dari Kids Republik Design, tema yang dianjurkan seperti Australian Style, Simple & Scandinavian, atau sedikit sentuhan klasik.



Desain kamar anak dengan gaya Scandinavian / Kids Republik Design


Elemen dekorasi dinding cenderung netral, seperti gunung, bentuk geometri, atau aksen-aksen warna. Penggunaan warna lebih mengarah ke warna pastel (seperti poin satu) dan tidak terlalu banyak warna. 



Elemen dekorasi dinding berbentuk siluet gunung bisa menjadi desain kamar tidur yang everlasting / Kids Republik Design




Namun jika buah hati Anda ingin motif superhero dan princess tidak masalah.


Untuk kamar tidur anak perempuan, kombinasikan warna pink dan warna lembut lainnya agar tidak monoton, seperti lime green, yellow, dan putih / Kids Republik Design


3. Tentukan Furnitur Berjangka Panjang yang Tepat

Ini adalah pertanyaan dari Sigi Wimala: furnitur apa yang perlu dibeli di kamar tidur anak tapi bisa untuk investasi jangka panjang?


Anak akan tumbuh dan bertambah tinggi, sebaiknya pilih tempat tidur dan matras berukuran single yang standar (100 x 200 cm). 



Jika bentuk kamar tidur memanjang, maka letakan tempat tidur menyambung berhadapan / Kids Republik Design


Desain tempat tidur memang bisa beragam dan disesuaikan dengan tema desain interiornya. Namun paling tidak ukuran matras bisa dipilih yang standar agar bisa dipakai hingga anak beranjak remaja.



Kamar tidur untuk tiga anak laki-laki. Tangga juga difungsikan sebagai storage  / Kids Republik Design


Jenis matras bisa apa pun, namun jenis latex bisa bertahan lebih lama. 


4. Dinding Tumbuh

Dinding tumbuh maksudnya adalah sediakan satu dinding kosong yang dijadikan wall of fame si kecil, misalnya untuk menaruh gambar-gambar, poster superhero kesayangannya, atau pun foto bersama teman-teman sekolahnya. 



Jadikan dinding ini sebagai teman bagi anak Anda yang ikut bertumbuh sejalannya waktu. Cara ini akan memberikan personality dari si kecil.



5. Bentuk furnitur dan Keamanannya

Bentuk dari furnitur anak bisa bermacam-macam, mulai dari karakter animasi hingga hal-hal sederhana yang terlihat dalam keseharian, seperti awan, binatang, dan berbagai kendaraan.


Selain harus bersudut tumpul, celah dan bagian-bagian furnitur yang dapat digeser atau digerakan harus dirancang sesuai dengan ukuran anak.


Hal ini diupayakan untuk menghindari tangan terjepit. Salah satu caranya adalah menggunakan engsel soft closing.


Mengingat hal membuka pintu lemari atau laci juga merupakan proses belajar sang anak, pemilihan bentuk handle pun perlu diperhatikan agar mudah mereka genggam. Sebaiknya, furnitur anak tidak mudah digeser atau diangkat oleh anak-anak untuk menghindari hal-hal yang mencelakakan, seperti tertimpa meja atau kursi misalnya.  

Seperti halnya kitchen set dari Kids Republik Design, wujudnya dibuat relatif berat namun tetap mudah bagi orang dewasa untuk memindahkannya.



6. Hubungi Ahli di Waktu yang Tepat

Bagi Anda yang ingin merancang area khusus anak dengan menggunakan jasa desainer interior, pastikan waktunya.


Up Up & Away Nursery Room / Kids Republik Design


Hubungi desainer interior saat rumah Anda sudah dalam tahap finishing interior, agar periode perancangannya tepat.


Secara psikologis, hobi dan kesukaan anak bisa berubah minimal 2 kali dalam setahun. Jika Anda sudah merancang kamar anak terlalu dini, akan ada resiko perubahan minat sang anak terhadap motif atau karakter di ruangannya.



Sumber foto: Kids Republik Design, CASA Indonesia