Anda tentu sering mendengar pepatah "jangan menilai buku dari sampulnya". Pepatah yang meminta Anda untuk tidak menilai orang dari penampilan luarnya saja mungkin merupakan wejangan hidup yang penting.


Namun ketika pepatah tersebut digunakan dalam konteks hunian, sayang sekali karena 'sampul' hunian alias cat eksterior rumah merupakan aspek penting yang membuat first impression rumah Anda terlihat bagus.





Untuk itu, CASA Indonesia memberikan 6 tips sederhana untuk menentukan cat eksterior rumah Anda dan membuatnya terlihat pas dan sempurna.


1. Susun dari elemen yang paling tidak bisa diubah



AA Residence oleh Bitte Design Studio


Poin utama ketika menentukan cat eksterior rumah adalah membuatnya dapat berbaur dan tidak terkesan out of place dari lingkungan tempat hunian Anda berdiri.


Baca juga: 9 Inspirasi Dekor Tanpa Renovasi di Bawah 1 Juta!


Maka itu, sebelum Anda mulai mengecat eksterior rumah, pertimbangkan dahulu seperti apa lingkungan sekitar Anda, apakah banyak pohon, berbatu, seperti apa skema warnanya, dan baru Anda mulai berpikir warna cat seperti apa yang dapat berbaur dengan bentuk lingkungan tersebut.


2. Pertimbangkan gaya arsitektur rumah Anda



Haliman House oleh W Office / William Sutanto


Setiap rumah memiliki gaya arsitekturnya masing-masing. Setiap gaya arsitektur tentu juga memiliki skema warna yang sudah melekat dengan gaya arsitektur tersebut.


Gaya arsitektur Modern misalnya lekat dengan skema warna putih, atau Industrial yang lebih lekat dengan material ekspos yang menguarkan nuansa natural, Anda tentu tidak mau melihat penampilan luar rumah Anda terlihat aneh, bukan? 


3. Tentukan gradasi warna cat rumah Anda



Rumah Aries oleh PSA Studio / Mario Wibowo Associate


Rumah yang menarik mata dapat dimulai dari gradasi cat eksteriornya. Ada tiga bagian penting di dalam skema cat eksterior; warna utama yang mendominasi seluruh permukaan dinding; warna aksen yang terdapat pada pintu, jendela, dan area-area kecil lainnya; dan warna garis yang digunakan untuk kusen, ujung atap, dan railing.


Baca juga: Yuk Bikin Kebun Sayur dan Bunga di Rooftop Rumah Anda!




Biasanya, warna garis harus memberikan kontras dengan warna utama. Jika warna utama Anda lebih gelap, Anda bisa menggunakan warna garis yang lebih cerah atau pucat, atau sebaliknya.


4. Pertimbangkan warna atap Anda



Hikari House karya Pranala Associates


Anda juga harus mempertimbangkan warna atap sebelum mengecat dinding eksterior rumah Anda. Jika anda memiliki atap bernuansa gelap atau berwarna abu-abu, tidak perlu khawatir karena sebagian besar warna dengan mudah dapat berbaur.


Namun jika Anda memiliki atap berwarna cerah seperti merah, hijau, atau biru, Anda sebaiknya menggunakan warna cat dinding yang lebih netral dan halus agar skema warna rumah Anda lebih aman.


5. Pikirkan efek visual yang ingin Anda tampilkan



Gao Architect / KIE


Setiap warna tentu dapat menghasilkan efek visual yang berbeda-beda. Pikirkan bagaimana rumah yang Anda idamkan, jika Anda ingin rumah yang mencolok, gunakan warna-warna yang terang.


Baca juga: Dekorasi Nuansa Natural Cocok Untuk Rumah Pasangan Muda


Sebaliknya jika Anda menginginkan rumah yang tidak mencolok, Anda bisa menggunakan skema warna yang lebih gelap.


6. Jangan bergantung ke katalog warna cat



Rumah hasil kolaborasi PGDS, Bare concept, VILOS Interior


Seperti warna interior, warna cat eksterior dapat berbeda secara signifikan dari katalog warna yang ditampilkan.


Sebelum mengecat dinding, coba terlebih dahulu cat tersebut di tempat lain, lihat bagaimana hasil cat tersebut setelah kering. Lihat bagaimana warnanya ketika terpapar oleh matahari dan hujan. Uji coba ini tentu akan membuat penampilan luar rumah Anda menjadi maksimal.


Teaser: KIE