Jalur kereta berkecepatan tinggi yang menghubungkan antar kota besar di Arab Saudi, yaitu Mekah, Madinah, Jeddah, dan King Abdullah Economic City ini menyambut penumpang untuk idul fitri tahun ini. Empat stasiun yang disusun sebagai gerbang setiap kota ini siap menangani hingga 20.000 penumpang pada jam sibuknya.







Terinspirasi dari tradisi arsitektur kuno di wilayah Arab, pengaturan ruang di dalam stasiun ini mengikuti arah perjalanan yang sangat membantu navigasi penumpang. 


Baca juga, West Kowloon Railway Station, Stasiun Keren di Hongkong




Bangunan yang dirancang oleh Foster + Partners yang didirikan Norman Foster pada tahun 1967 ini, memang dibuat sedemikian rupa untuk mempertahankan suhu sekitar yang rendah. Selain untuk itu, bangunan ini juga dirancang untuk menjadi tempat meneduh dari panas nya negara Arab.






Baca juga, Ikon Baru Singapura, Jewel Changi Airport Kilau Dunia


Selain fleksibilitas operasional, stasiun juga menawarkan koneksi ke transportasi lain, terutama dengan metro Jeddah yang dirancang oleh mitra Foster.




Stasiun ini mengakomodasi permintaan penumpang yang terus meningkat, yang awalnya diperkirakan 60 juta hingga 135 juta penampung per tahun. Berawal dari kereta berjalan dengan kecepatan maksimal 300 kilometer per jam, perjalanan Mekah ke Madinah akan dikurangi jadi 2 jam 20 menit. Dimulai dengan 35 kereta yang masing-masing mengangkut hingga 417 penumpang.


Sumber foto + teaser: Nigel Young / Dezeen