Parfum telah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari bagi setiap orang. Bukan hanya sebagai pewangi tubuh, namun parfum merupakan cerminan kepribadian dan mood penggunanya. Floraiku asal Prancis merupakan salah satu wujud seni dalam fragrance. Hadir dalam tiga koleksi dan 15 macam, setiap parfum Floraiku mengandung puisi Haiku pada kemasannya.







Haiku merupakan puisi pendek kuno asal Jepang yang tak lekang oleh waktu. Semangat dan keanggunan dari Haiku yang menginspirasi setiap aroma Floraiku: short, sensual and striking. Haiku yang dipahat pada kemasan Floraiku merupakan hasil karya dari sang co-founder, Clara Molloy.




Parfum Floraiku terdiri dari lebih dari 50% bahan-bahan alami. Ketiga koleksi Floraiku adalah bunga, teh, dan kayu. Koleksi bunga merupakan jenis wewangian yang paling ringan, diikuti oleh teh yang cukup kuat, serta koleksi kayu yang tajam namun sangat nyaman. Setiap koleksi memiliki key guiding note yang berbeda-beda dan dapat dilihat berdasarkan warna botol yaitu navy blue (bunga), putih (teh), dan hitam (kayu).

Floraiku didirikan pada tahun 2007 oleh pasangan John dan Clara Molloy dan telah memenangkan beberapa penghargaan “Product of the Year 2018” dari Fragrance by WWD Beauty Inc Awards serta “Dutch Beauty Award 2019” dari Niches fragrances- Experts of Beauty. 




Untuk pertama kalinya hadir di Indonesia, fragrance Floraiku membuka butiknya di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Butik yang terletak di lantai 1 ini merupakan butik ke-15 Floraiku di seluruh dunia. Tak hanya mengadaptasi kultur Jepang dalam bentuk kata dan kalimat, Floraiku juga merancang setiap butiknya selayaknya ryokan, rumah tradisional Jepang.



Fragrance brand asal Prancis ini terinspirasi oleh ceremonies dan puisi di Asia. Pada saat acara grand opening pun, Floraiku mengundang setiap tamu untuk duduk santai sembari mendengarkan keunikan setiap koleksinya. Segelas teh hangat dan biskuit yang renyah menemani presentasi pengenalan ini.




John Molloy selaku co-founder dari Floraiku pun hadir menjelaskan bahwa memilih parfum itu seperti seni yang tidak bisa diburu-buru. “Sit back, relax and choose it wisely. Memilih parfum itu harus santai dan sesuai dengan hati. Kalau perlu, setelah Anda mencoba beberapa koleksi kami, Anda bisa berkeliling mall hingga 1 jam lalu kembali untuk memilih.” paparnya.


Bagi John, parfum sebetulnya tidak dikhususkan untuk wanita atau pria. Wewangian tidak terpatok pada satu gender saja. Parfum bernuansa bunga pun bisa digunakan untuk pria tanpa harus didefinisikan sebagai parfum feminin. Jika Anda yang tertarik memiliki produk ini, Floraiku akan memberikan satu set kotak selayaknya bento box berisikan botol parfum sebanyak 50ml, purse spray, dan botol refill sebesar 10 ml. Semua parfum dan travel refills bisa diisi ulang.




Foto oleh Hary Subastian / MRA Media, @floraiku