Melanjutkan program pengembangan bangunan vakansi di kota Montpellier yang dimulai oleh rancangan Farshid Mousavvi, di tahun ini Sou Fujimoto Architects telah menyelesaikan proyek kedua untuk kota di kawasan selatan Prancis tersebut. Diberi nama White Tree, bangunan putih dengan 17 lantai ini mampu mengakomodasi banyak kebutuhan, seperti residential units, office space, galeri seni, restoran, serta panoramic bar.







Alasan utama pemberian nama “White Tree” adalah bentuk bangunannya yang seakan-akan tumbuh dari tanah secara organik. Selain itu, fitur balkon pada bangunan seluas 10.000 meter persegi ini memiliki skema yang tidak beraturan, seperti batang dan ranting pohon.


Baca juga: Nikmati Hotel Kapsul Mewah & Tenang di Hotel Zen Tokyo






Dilansir Design Boom, proyek yang juga bekerja sama dengan Nicolas Laisné, Dimitri Roussel, dan Oxo Architectes mencoba untuk menggabungkan gaya serta budaya arsitektur Jepang dan Mediterania. Lokasi bangunan ini juga terbilang strategis. Berada di antara pusat kota dan kawasan pengembangan baru Port Marianne dan Odysseum,


Baca juga: Telah Hadir! Apartemen Khusus untuk Lansia di Singapura




White Tree menjadi sebuah landmark yang menjembatani kawasan established dari kota Montpellier dan distrik baru di sana.


Sumber foto: Nils Koenning