Terdapat banyak resiko dalam memilih rumah yang memiliki banyak kekurangan dan sudah tua, tetapi seorang desainer interior, Sophie Bowers melihat ini sebagai kesempatan saat memilih rumah pertamanya. Founder Strutt Studios Interior Architecture dan pasangannya memilih sebuah apartemen yang cenderung tua dan kecil di Kensington, New South Wales.







Namun, fitur art deco semula yang terdapat pada apartemen mampu memikat mereka untuk mengambil resiko dan merenovasi hunian ini menjadi rumah mereka.




Merubah layout semula apartemen ini merupakan tahap pertama yang dilakukan Sophie untuk mengatasi keterbatasan ruang yang ada, dengan menghilangkan satu dinding yang semula memisahkan dapur dengan ruang makan.




Fungsionalitas ruang menjadi kunci dari proyek ini dan memaksimalkan potensi ruang yang ada membantu menambahkan berbagai macam fitur seperti mesin cuci, dishwasher, bak mandi serta tiga kali lebih banyak tempat penyimpanan lemari pada rumah kecil ini.






Fitur desain orisinil menjadi inspirasi terbesar dari interior apartemen ini seperti lantai teraso berwarna pink dan fixture lampu brass yang telah menjadi identitas rumah.




Lengkungan pada pintu juga ditambahkan untuk memberi desain kontemporer pada rumah dan membingkai area transisi di seluruh apartemen.



Selain itu, skema desain yang menganut warna dusty pink, hitam, dan brass, terinspirasi dari paras apartemen sebelumnya, memberikan semburan feminin dan terasa personal terhadap selera desain sang desainer sendiri. 




Dilansir dari: The Design Files
Sumber teaser + foto: Sophie Bowers / Strutt Studios
Teks oleh: Annika Fathma