Menjadi referensi tiny living di lahan terbatas yang berada di gang kecil daerah bersejarah Beijing. Dengshikou Hutong Residence karya B.L.U.E Architecture Studio, merupakan sebuah proyek renovasi untuk menciptakan modern living space untuk sebuah keluarga yang beranggotakan 6 orang.






Baca juga, Ide Desain Ini Bisa Bantu Ringankan Biaya Bangun Rumah




Berada di lahan berbentuk L-shaped dengan ukuran 43 m2, hunian ini terdiri dari dua lantai yang diapit oleh old hutong wall. Traditional public space di Hutong menjadi inspirasi untuk sang arsitek mengerjakan hunian dua lantai dengan ketinggian yang berbeda. Karena masing-masing dari ruangan yang ada menyesuaikan para penggunanya yang tentunya tetap mengedepankan child friendly.




Baca juga, 6 Tips Merancang Gaya Skandinavia untuk Kamar Anak




Pada lantai dasar, terdapat ruangan yang di desain sebagai wooden box, seperti ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar tidur, kamar mandi, study room, dan lainnya.. Sedangkan kamar tidur anak terdapat di lantai atas lengkap dengan playground nya.


Baca juga, 8 Cara Jitu Renovasi Rumah dengan Cat Putih. Berhasil!


Karena berada di lahan berbentuk L-Shaped, hunian ini pun terdiri dari koridor panjang yang menghubungkan ruangan satu dengan lainnya. Untuk menyiasatinya, sebuah long-skylight diaplikasikan di area koridor untuk membiarkan cahaya alami masuk ke dalam ruangan. 






Selain itu, dalam menyesuaikan kebutuhan masing-masing penggunanya, ada beberapa bagian yang dapat digeser, seperti dinding bedroom di lantai satu yang dapat bergeser sehingga menambah luas untuk study room. Hal itu juga dapat dilakukan di area ruang keluarga dan ruang makan yang dapat di expand untuk menghadirkan area yang lebih luas pada ruang tersebut.


Baca juga, Inspirasi Desain Rumah Minimalis Favorit Keluarga Muda




Untuk pergi ke lantai dua, hunian ini memiliki dua tangga yang berbeda sebagai aksesnya. Tangga pertama, adalah tangga yang dapat diangkat (carpeted climbing area) yang bertujuan untuk menjadi tempat bermain anak. Sedangkan untuk tangga kedua, di desain menjadi storage tambahan pada pijakannya.


Baca juga, Menyatukan Ruang Keluarga dan Dapur? Simak Tipsnya!




Berbeda dari hunian lainnya, di rumah ini tidak terlihat ada pintu karena dalam menjaga privasi satu sama lain. Pintu yang terdapat di dalam rumah ini bisa dimunculkan ketika lagi dibutuhkan, cukup digeser dari sela-sela partisi yang tersedia.




Dengan lahan yang berbentuk L shaped, memungkinkan rumah ini memiliki dua muka bangunan. Bagian fasad dan bagian backyard yang dilengkapi dengan wood frame yang difungsikan sebagai pintu yang memisahkan area outdoor dan indoor hunian ini.


Sumber foto + teaser: Archdaily