Ketika berlibur di Pegunungan Virunga, Rwanda, arsitek asal Jepang, Suzuko Yamada terpesona oleh cara hidup sekelompok gorila. Beralaskan rumput, induk gorila terlihat bercengkerama sementara anaknya bermain dengan tangkas di antara batang pepohonan yang melindungi mereka. Seperti rumah, namun tanpa dinding atau atap.


Pengalaman itu lalu dituangkan Suzuko ketika mendesain Daita2019, rumah dan studio seluas 62,75 meter persegi untuknya, suami, anak, dan dua orang tua.







Terletak di persimpangan jalan perumahan Tokyo yang padat, fasad Daita2019 tampil mencolok di antara rumah-rumah lainnya. Pipa besi galvanis saling-silang menjadi struktur outdoor dan membingkai taman rindang yang ada di dalam.




Suzuko memang menginginkan hunian luwes yang dapat menciptakan suasana bebas dan rileks. Sebagai struktur rigid yang menopang tangga melingkar dan teras di lantai dua, pipa tersebut juga dapat dibongkar-pasang menggunakan clamps dan dimodifikasi sesuai kebutuhan sehari-hari.


Baca juga: Ide Desain Ini Bisa Bantu Ringankan Biaya Bangun Rumah


Di belakang struktur pipa besi yang terlihat acak, berdiri massa bangunan dua lantai dan satu semi-basement yang disusun menggunakan rangka timber. Tidak ada tembok di antaranya, hanya rangkaian jendela berplat besi yang disusun sebagai pembatas antara indoor dan outdoor.






Nuansa keterbukaan tersebut tidak mengorbankan privasi penghuni rumah. Rindangnya pepohonan yang berada di taman depan tidak hanya berfungsi sebagai area rekreasi keluarga, tetapi juga menjadi buffer untuk cahaya matahari dan pandangan dari luar.




Masuk ke interior, ruangan semi-basement hening yang terletak 90 sentimeter di bawah permukaan tanah diaplikasikan sebagai studio, toilet, dan kamar tidur. Pada inti bangunan berbentuk polygon tesebut, hadir tangga kayu box-up yang menghubungkan ruang keluarga, ruang belajar, dan kamar tidur di lantai pertama.


Baca juga: Menyatukan Ruang Keluarga dan Dapur? Simak Tipsnya!


Dari ruang keluarga, tangga kayu melintang menghubungkan dapur juga ruang makan di lantai kedua. Kamar tidur utama menjadi ruangan paling atas yang terletak setengah kali lebih tinggi dari dapur.




Di bagian dapur dan kamar tidur utama, hadir dua balkon terpisah yang digunakan para penghuni untuk bersantai sembari dinaungi pepohonan yang rimbun. Dua balkon tersebut, terhubung menggunakan tangga yang melingkari pohon, turun hingga ke area taman.


Daita2019 merupakan karya dari Suzuko Yamada
Foto & Teaser: Yurika Kono