Sebuah rumah di Surabaya didesain dengan gaya Amerika. Desain interior kontemporer bergaya Amerika ini sangat tepat untuk menghadirkan suasana hangat, timeless, sekaligus elegan.



Gaya Amerika ini menampilkan suasana elegan namun tetap terlihat kasual sebab minim detail-detail kompleks. Permainan profil dengan bentuk yang tak terlalu rumit juga menjadi andalan desain tersebut.

Lis plafon atau cornice misalnya; diaplikasikan sebagai hiasan horizontal yang menandai elemen bangunan, misalnya pada tiang, dinding, atau kusen jendela dan pintu.

Tak ketinggalan, pemilihan warna-warna pastel menjadi ciri khas desain interior bergaya Amerika yang diterapkan ke dalam rumah ini.



Rumah ini ditujukan bagi dua keluarga. Jadi, dalam satu lahan terdapat dua hunian dalam satu atap; yang terbagi jadi hunian depan dan hunian belakang.

Hunian depan dihuni oleh keluarga sang anak sementara hunian belakang ditujukan bagi kedua orang tua. Tadinya, hunian belakang adalah sebuah area persegi yang diperuntukan bagi kebutuhan servis.

Area persegi ini lantas direnovasi untuk menjadi sebuah hunian dua lantai dengan segala fasilitasnya. Karena diperuntukan bagi orang tua, hunian ini dirancang easy to maintain baik dari segi layout maupun estetika ruangnya.

Sirkulasi cahaya matahari juga menjadi ciri khas lain interior bergaya Amerika. Bukaan besar melalui jendela-jendela kaca di kedua hunian ini langsung memenuhi ruangan yang banyak dipenuhi dengan perabotan berwarna terang.

Cahaya matahari yang lembut dari bukaan-bukaan jendela yang besar akan membuat nuansa rumah semakin hangat dan nyaman. Cerahnya suasana ini pula yang semakin menguatkan gaya Amerika dalam sebuah hunian.




Seperti halnya kebutuhan pada hunian belakang, hunian depan juga dilengkapi berbagai fasilitas penghuninya. Di lantai bawah, dinding fasad yang melengkung dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan sepatu koleksi sang penghuni.

Sementara itu, ruang makan berdampingan langsung dengan ruang keluarga dan dapur sehingga menampilkan kesan lapang dan terbuka.

Tangga spiral di antara ruang makan dan ruang keluarga tak hanya memperkuat gaya klasik namun juga sebuah statement di area ini.



Di sisi ruang makan dan ruang keluarga, terdapat sebuah jendela kaca besar yang menhadap langsung ke halaman belakang.

Di halaman belakang ini, terdapat sebuah kolam renang. Kolam renang ini menjadi perantara kedua hunian sekaligus tempat berkumpul keluarga maupun kerabat untuk bersosialisasi.

Ini dia ciri khas lain rumah gaya Amerika yang kerap menjamu tamu di teras.

Meski terbagi menjadi dua hunian, uniknya, rumah ini tetap memiliki satu main enterance. Selain halaman belakang dan area kolam renang, akses utama yang menjadi satu ini adalah salah satu solusi untuk tetap menghadirkan kehangatan dan komunikasi yang baik antar penghuni.

Main enterance ini juga satu-satunya akses utama untuk menuju hunian belakang.



Kesan mature namun tetap tampil nyaman cocok diterapkan pada desain rumah di kota-kota besar. Keruwetan aktivitas kerja dan lalu lintas perkotaan patut ditanggalkan apabila Anda disambut suasana laid back di rumah.

Selain itu, jika dibandingan dengan desain gaya Eropa, gaya Amerika lebih mudah dan simple untuk diterapkan di Indonesia.

(Desain interior oleh Eric Wibowo; Foto oleh Melanie Tanusetiawan.)