Mempercantik interior rumah kini banyak dilakukan dengan cara memasukkan tanaman ke dalam ruangan. Sebetulnya, metode menyegarkan suasana ruangan seperti ini bukan hal yang baru.

Cara ini banyak diaplikasikan sebagai solusi keterbatasan ruang terutama dalam memiliki halaman untuk bercocok tanam. Tapi sepertinya, gaya back to nature membuat cara klasik ini kembali menjadi tren dari beberapa waktu lalu hingga hari ini.

Hijaunya tanaman dapat membuat suasana ruangan menjadi sejuk dan segar. Tak hanya dari segi visual, hadirnya tanaman di dalam rumah juga memperbaiki sirkulasi udara. Oleh karena itu, cara ini semakin pas dengan tren gaya hidup serba sehat, bukan?



Tapi, tidak semua tanaman yang cantik cocok ditempatkan di dalam ruangan. Tanaman yang relatif toleran ditempatkan di dalam ruangan memiliki beberapa kriteria fisik; diantaranya, struktur batang yang lunak, jumlah daun yang cukup banyak, dan ukuran yang relatif pendek.

Secara keseluruhan, tanaman untuk di dalam ruangan biasanya lebih adaptif terhadap kebutuhannya akan cahaya matahari. Tapi tentu saja, mengeluarkannya sesekali utuk mendapatkan cahaya matahari langsung adalah cara terbaik dalam perawatannya.

Beberapa jenis tanaman hias di bawah ini tak hanya cocok ditempatkan di sudut ruangan Anda tapi juga menyimpan manfaat di balik pesonanya.


1. Spider Plant

tanaman hias Spider Plant

Tanaman hias dengan nama latin Chlorophytum comosum ini sangat mudah dipelihara dan dibudidayakan. Jika batangnya menyentuh tanah, tanaman yang berasal dari Afrika Selatan ini akan cepat mengakar.

Spider Plant justru tumbuh dengan baik dengan pencahayaan matahari yang tidak langsung. Spider Plant juga disebut-sebut mampu menyerap racun, bahan-bahan kimia, dan membersihkan udara.


Baca juga: 12 Inspirasi Taman Rumah Minimalis di Lahan Kecil


2. Sansevieria  

image sansevieria, tanaman hias yang cocok dalam rumah

Daun yang keras seperti karakter sukulen, tegak, dan ujung meruncing adalah karakter utama tanaman hias yang popular dengan julukan Lidah Mertua ini.

Anda cukup menyiramnya sekali atau dua kali dalam seminggu dengan kadar air sekitar dua 25 hingga 30 ml per satu kali peniraman.

Air yang terlalu banyak justru hanya akan mengundang bakteri dan penyakit. Jangan lupa untuk memerhatikan perawatan daunnya agar tidak mudah patah karena pesonanya terdapat pada liukan daunnya.


3. Sirih Gading

image Sirih Gading, tanaman hias yang cocok dalam rumah

Tanaman cantik yang dikenal juga dengan nama Devil’s Ivy ini adalah tanaman merambat yang bisa hidup di tanah mau pun di air.

Kemampuan adaptasinya luar biasa; hanya dengan memetik batangnya dan menancapkannya di media tanam atau pot air, peluangnya untuk berkembang sudah sangat besar. Agar tetap tampil cantik, ganti air paling tidak dua atau tiga hari sekali.


4. Aglaonema

image Aglaonema, tanaman hias yang cocok dalam rumah

Kelompok tanaman yang disebut juga dengan nama Chinese Evergreen ini baiknya ditempatkan cukup jauh dari hembusan udara.

Konon ‘musuh’ utamanya hanya satu; udara dingin. Kombinasi dua sampai tiga warna dalam setiap daun keluarga tanaman ini membuatnya terlihat sangat memesona. Tanah yang selalu lembab adalah kunci untuk membuatnya selalu senang.


5. Monstera

image Monstera, tanaman hias yang cocok dalam rumah

Daya Tarik utama tanaman ini terletak pada aksen lubang dan sobekan-sobekan pada dunnya. Bentuk daun yang unik ini ternyata juga mampu meningkatkan kualitas udara berkat produksi oksigen terutama pada malam hari.

Hanya saja, baiknya Anda meletakkannya pada area yang jauh dari jangkauan hewan peliharaan dan anak-anak karena daunnya yang beracun bila tak sengaja terkunyah.




6. Philodendron

image Philodendron, tanaman hias yang cocok dalam rumah

Dalam bahasa Yunani Philodendron berasal dari kata Philo yang berarti cinta, dan Dendron yang berarti pohon sehingga Philodendron disebut juga pohon cinta.

Salah satu tanaman popular yang masuk keluarga Philodendron adalah tanaman Kuping Gajah. Struktur daun-daun pada keluarga besar tanaman ini menyerupai hati yang merupakan daya pikat kecantikan utamanya.

Meski dapat bertahan dua sampai tiga minggu di dalam ruangan tanpa adanya sinar matahari langsung, tanaman hias ini harus dikeluarkan lebih kurang selama 2 sampai 3 hari agar mendapatkan sinar matahari.


Baca juga: Sehat dan Segar, Inilah 15 Jenis Tanaman Hias Gantung


7. Dracaena

image Dracaena, tanaman hias yang cocok dalam rumah

Bambu rezeki atau Ribbon Plant lebih dikenal untuk menjuluki keluarga tanaman Dracaena. Meski terbilang ‘penurut’ untuk ditempatkan di dalam ruangan, tanaman-tanaman jenis ini tetap membutuhkan sinar matahari meski tak langsung untuk pertumbuhan terbaiknya.

Di samping jendela atau di sisi bukaan cahaya yang besar adalah tempat terbaik bagi Dracaena.


8. Peace Lily

image Peace Lily, tanaman hias yang cocok dalam rumah

Peace Lily cukup menjadi idola diantara tanaman yang memiliki ketahanan tinggi untuk ditempatkan di dalam ruangan karena memiliki bunga.

Si cantik ini juga memiliki kemampuan untuk membersihkan ruangan. Peace Lily mampu bertahan di dalam ruangan dengan durasi yang cukup panjang, yakni hingga dua minggu.

Tentu saja, jika ingin tetap ditempatkan di dalam ruangan, keluarkan tanaman ini dua sampai tiga hari sekali selama beberapa jam.


9. Beringin Karet

image Beringin Karet, tanaman hias yang cocok dalam rumah

Disebut juga Rubber Plant atau Karet Kebo, tanaman ini aslinya dapat mencapai ketinggian hingga puluhan meter. Namun, karena tetap dapat tumbuh baik dengan pemangkasan dan dikerdilkan, tanaman hias ini tetap dapat dipelihara di dalam ruangan.

Pesona utamanya terdapat pada daunnya yang mengilap, lembut, dan tidak disukai ulat. Untuk yang satu ini, tempat yang tidak terlalu terang dan sedikit menjauh dari bawah sinar matahari adalah salah satu kunci pemeliharaannya.


10. Lidah Buaya

image Lidah Buaya, tanaman hias yang cocok dalam rumah

Ya, tanaman yang disebut juga Aloe Vera ini cukup popular untuk mengias ruangan karena bentuknya yang cukup statement. Tanaman yang memiliki banyak keunggulan terutama untuk kulit ini juga mampu membersihkan udara dari formalin dan benzene yang banyak dihasilkan dari produk-produk pembersih dan cat.


(Sumber foto:cdn.insideout.com.au, www.decoist.com, patch.garden, www.bakker.com, www.mangoandsalt.com, loutosyasmeenflowers.com, www.actripity.com, www.hgtv.com, crowningglorydecor.ca, www.kellyboyddesign.com)