Menempatkan tanaman di dalam ruangan tidak hanya mempercantik interior. Keberadaan tanaman hijau misalnya, banyak ditempatkan di dalam ruangan sebagai antipolutan. 

Agar udara di dalam ruangan tetap terjaga, pertumbuhan tanaman-tanaman inipun perlu diperhatikan. Jangan sampai tujuan menempatkan tanaman di dalam ruangan agar kualitas udara lebih bersih dan sehat justru terjadi sebaliknya.

Untuk itu, tujuh hal berikut perlu diperhatikan agar tanaman di dalam ruangan dapat tumbuh dengan baik.



wanita sedang menyiram tanaman


1. Suhu

Jenis-jenis tanaman yang direkomendasikan untuk ditempatkan di dalam ruangan memang memiliki toleransi cukup tinggi terhadap suhu.

Tapi menjaga suhu di dalam ruangan agar tetap berada di kisaran 22 derajat Celcius di waktu malam dan 24 derajat Celcius di waktu siang disarankan agar tanaman bisa dapat tetap tumbuh dengan baik.

Jika suhu ruangan lebih panas dari 24oC di waktu siang seperti pada musim kemarau yang panjang, membuka jendela dapat mengalirkan udara segar untuk menyejukkan tanaman.


2. Air

Hindari memberi air terlalu sering pada tanaman yang diletakkan di dalam ruangan. Tanah yang terlalu basah membuat tanaman cepat mati karena akarnya yang membusuk.

Cukup rasakan tanah di dalam pot untuk memeriksa kelembapannya. Air yang disiram juga harus mengalir hingga ke bawah karena akar tanaman akan tumbuh ke atas jika kelembapan hanya di permukaan tanah saja dan akan memengaruhi kecantikan tampilan tanaman.


Baca juga: 12 Inspirasi Taman Rumah Minimalis di Lahan Kecil


3. Kelembapan

Poin yang satu ini menjadi catatan penting bagi ruangan dengan air conditioner (AC). Penggunaan AC dapat menurunkan kelembapan udara; salah satunya, dapat terlihat dari daun-daun yang tampak layu atau berubah warna menjadi cokelat.

Oleh karena itu, letakkan sebuah wadah kecil berisi air di dekat tanaman, atau kerikil yang dibasahi air misalhnya. Air yang menguap akan menciptakan kelembapan di sekitar tanaman.




4. Cahaya

Kita semua tahu bahwa tanaman akan tumbuh ke arah cahaya matahari. Oleh sebab itu, dengan memutar tanaman secara berkala dapat membantu bentuk tumbuh tanaman.

Tanaman juga perlu sesekali di bawa ke luar ruangan paling tidak dua minggu sekali. Namun, meski sinar matahari sangat baik untuk pertumbuhan tanaman, hindari paparan langsung seperti meletakannya di sisi kaca jendela yang langsung terkena sinar matahari.

Paparan sinar matahari langsung yang berlebihan dapat merusak kecantikan daun.


5. Pemupukan

Lakukan pemupukan sederhana selama dua minggu sekali. Gunakan pupuk memiliki keseimbangan nitrogen untuk pertumbuhan batang dan daun.

Sementara itu, agar akar tumbuh kuat, unsur fosfor amat dibutuhkan. Agar tanaman kuat dan kokoh, perhatikan unur kalium yang tinggi pada kandungan pupuk.


6. Pot

Selain pilihan pot yang menawan, pemilihan wadah untuk tanaman di dalam ruangan pun memengaruhi pertumbuhannya. Gantilah pot secara berkala karena tanaman tidak dapat tumbuh selamanya di pot yang sama.

Pot yang baru juga harus berukuran lebih besar dari yang sebelumnya karena kebutuhan ruang yang lebih besar bagi akarnya terutama. Jangan cuma cantik, pot juga harus memiliki lubang drainase di bagian bawahnya.

Pot berbahan plastik dan tanah liat juga baik digunakan karena dapat menjaga kelambapan tanah lebih lama.


7. Pemangkasan

Pemangkasan tidak hanya berguna agar tampilan tanaman tetap cantik dan ideal. Pemangkasan juga berguna untuk kesehatan tanaman; seperti menyingkirkan bagian-bagian tanaman yang sakit agar bagian lainnya tidak rusak.

Sebagai bonus info, gunakan insektisida yang tidak memiliki efek samping pada tanaman, seperti neem oil cake, jika tanaman hias Anda terkena penyakit.


(Foto: Dok. New Darlings)