Cover buku A Design for Life | Sumber: Atelier Riri


Hal baru apa yang diciptakan oleh arsitek Riri Yakub dari Atelier Riri pada tahun 2018?

Tak lain halnya sebuah buku bertajuk A Design for Life yang berisikan kisah perjalanan karir sang arsitek selama bergelut di dunia arsitektur. 

Pada 24 Agustus 2018 di American Standard Showroom Jakarta, buku ini secara resmi diluncurkan ke publik dan tepat sekali jika dikatakan bahwa buku ini cocok bagi para generasi muda yang ingin terjun ke dunia arsitektur Indonesia.

Suasana usai peluncuran buku A Design for Life | Sumber: Redaksi CASA Indonesia

Suasana usai peluncuran buku A Design for Life | Sumber: Redaksi CASA Indonesia


Arsitek yang pernah memasuki daftar nominasi Aga Khan Award ini, bercerita bagaimana beliau menunggu selama delapan tahun untuk menyusun buku ini. Literatur bukan lah hal yang asing bagi arsitek muda ini. Ditengah kesibukan dalam karir sebagai arsitek, Riri mulai menyusun konten-konten yang akan dihadirkan dalam buku ini.

Riri Yakub menceritakan bagaimana perjalanan karirnya melalui sekumpulan gambar proyek desain yang pernah digubahnya. Proyek ini turut dilengkapi dengan tulisan akan kisah dan konsep dari tiap proyek tersebut. Menurut penuturan arsitek, karya yang ditampilkan dalam buku merupakan kompilasi dari karyanya sebelum merintis Atelier Riri hingga akhirnya beliau mendirikan firma arsitektur tersebut.


Ren Katili, Imelda Akmal, Riri Yakub, dan Ary Indra | Sumber: Redaksi CASA Indonesia

Ren Katili, Imelda Akmal, Riri Yakub, dan Ary Indra | Sumber: Redaksi CASA Indonesia


Beragam pihak turut mendukung dalam persiapan buku A Design for Life. Di antaranya adalah penulis Erlina Badri dan Ary Indra sebagai mentor dalam karirnya. Pada acara peluncuran resmi buku ini, arsitek ini juga didampingi oleh kolega seperti, Ren Katili dan Imelda Akmal.

Riri Yakub menuturkan bagaimana beliau berharap para mahasiswa jurusan arsitektur untuk terus mengeksplorasi minat dan bakatnya usai menyelesaikan jenjang perkuliahan. Selain itu, jangan membatasi diri akan peluang karir yang akan dirintis nanti karena belajar dalam dunia arsitektur mampu membuka peluang yang sangat luas di masa depan nanti.


Kiri's House | Sumber: Fernando Gomulya @ Archdaily

Kiri's House | Sumber: Fernando Gomulya @ Archdaily


Buku A Design for Life terbagi atas tiga segmen dengan bagian pertama yang dimulai dengan karya-karya pertama Atelier Riri pada tahun 2006 hingga 2009. Salah satunya adalah Kiri’s House, rumah milik Riri Yakub. Bagian selanjutnya diisi dengan karya arsitek pada periode 2010 hingga 2013 dan periode dari 2014 hingga tahun ini.


Kiri's House | Sumber: Fernando Gomulya @ Archdaily

Kiri's House | Sumber: Fernando Gomulya @ Archdaily


Saat ditanya mengenai rencana berikutnya dari seorang Riri Yakub, beliau berujar akan terus melanjutkan komitmennya dalam merintis karir di dunia arsitektur hingga saat beliau tidak mampu berpikir kreatif lagi.

Selain itu, arsitek juga turut menyampaikan pesan bagaimana sebuah karya yang baik senantiasa berkontribusi juga ke masyarakat. Selain itu, beliau juga menuturkan bagaimana ia memulai kontribusi ini melalui pelaksanaan seminar hingga sekarang menjalin kerjasama dengan Ren Katili guna menjangkau masyarakat yang lebih luas.


Maket Paper House oleh Atelier Riri | Sumber: Redaksi CASA Indonesia

Maket Paper House oleh Atelier Riri | Sumber: Redaksi CASA Indonesia


Lima belas maket karya Atelier Riri turut ditampilkan di American Standard Showroom hingga 24 September 2018. 


Nantikan artikel inspirasi desain dan travelling lainnya di instagram dan website CASA Indonesia.