Army, apakah sudah menonton MV terbaru dari BTS berjudul Dynamite?

Sepertinya ini pertanyaan yang klise mengingat rekor views yang diraih Dynamite, yaitu hampir 270 juta views di halaman Youtube usai dirilis pada 21 Agustus 2020.







Tak hanya itu saja, army (sebutan untuk official fanclub dari BTS) turut merayakan anggota termuda dari BTS, yaitu Jungkook dalam mengawali bulan September ini. Dalam rangka merayakan ultah ini, yuk kita bahas lebih lanjut desain serta cerita di balik MV Dynamite yang baru dirilis oleh grup korea jebolan Big Hit Entertainment ini.


Tim kreatif di balik layar

Penggarapan MV Dynamite merupakan buah karya dari Director Yong Seok Choi (Lumpens) yang tak hanya ikut serta dalam penggarapan video klip teranyar BTS, namun begitu pula dengan album Begin pada tahun 2016, serta lagu hits Blood, Sweat, and Tears, ON, Black Swan, dan masih banyak lagi. Bahkan ia terlihat ikut menggarap video klip dari lagu BTS pada awal-awal karir mereka seperti, One More Day serta Boys in Luv. Selain itu, Director of Photography bernama Nam Hyun Woo dari GDW serta Art Director MU:E merupakan beberapa nama yang turut campur dalam pembuatan video klip yang memuncaki Billboard Hot 100 saat ini.




Retro versi masa kini

Nuansa disko yang tren pada tahun 1970-an dihadirkan kembali dalam video klip ini. Dimulai dari fashion yang menampilkan Jungkook dan Jimin dengan busana atasan dan celana berbahan denim, kacamata berwarna kuning pada J-Hope, serta celana dengan flare pada V serta Jin. Gaya ini kian berbaur dengan desain set yang menampilkan nuansa sebuah diner atau restoran mungil khas negara barat yang mulai hadir sejak tahun 1910-an.






Penuh dengan warna

Seakan melanjutkan tren warna yang dibawa dalam video klip Boys with Luv, lagu Dynamite juga menggunakan pilihan warna-warna cerah yang menampilkan keceriaan tiap anggota BTS dalam menyanyikan lagu ini. Warna seperti merah muda, biru langit, hijau turquoise hadir di sepenjuru desain set yang ditemani dengan warna dasar, yaitu putih.





Menyajikan scenography yang menantang

Disebut menantang akibat sebagian besar video disyuting dalam metode still frame. Bagi penonton serta penggemar BTS, terlihat bagaimana kamera cenderung diam dalam satu angle saja dengan tiap individu dari BTS bergerak dengan aktif mengisi frame. Dengan menerapkan metode ini, maka tim di balik layar musti mengemas keseluruhan video dengan apik agar tidak menghasilkan narasi video yang membosankan. Biasanya pengambilan gambar yang lebih dinamis dilakukan agar membuat tarian ataupun bagian yang dirasa kurang menarik tertutupi maupun membaur dengan keseluruhan adegan di video. Butuh keberanian serta kreativitas yang mumpuni agar seluruh potongan adegan dapat mengimbangi vibe ceria yang diusung oleh lagu Dynamite.


Momen kecil untuk bernostalgia

Terkait dengan konsep retro versi masa kini yang diusung, penonton dapat melihat cuplikan-cuplikan aksesori desain yang bisa mengajak Anda bernostalgia sejenak. Contohnya saja poster ikonis The Beatles yang tampil saat adegan solo Jungkook, toko yang menjual piringan lagu atau LP yang ditempati oleh RM, maupun truk penjual es krim yang menemani V.






Sumber foto: BTS, Big Hit Entertainment