Memiliki rumah yang tidak terlalu luas membuat Anda harus pintar-pintar dalam menata ruangan dan mencari cara untuk mendapatkan ruang extra di rumah. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan membuat ruang atau lantai tambahan tanpa menambah lantai bangunan, atau dikenal dengan mezzanine. 


Tak hanya berfungsi untuk menyediakan ruang extra, lantai mezzanine juga dapat membuat rumah Anda terlihat lebih menarik, lho. Nah, tertarik untuk membangunnya di rumah? Cari tahu di bawah ini mengenai mezzanine dan cara menerapkannya di rumah. 





Apa itu mezzanine?

Lantai mezzanine

(Photo: Masao Nishikawa / Arsitek: Naruse Inokuma Architects)


Dapat dikatakan mezzanine adalah sebuah balkon di dalam ruangan atau lantai tambahan tanpa menambah lantai bangunan. Dengan kata lain, mezzanine adalah lantai yang berada di tengah, di antara lantai bawah dan atap rumah atau langit-langit rumah dalam satu lantai. Menurut Internasional Building Code, luas lantai mezzanine biasanya hanya sepertiga dari luas ruangan -- ini bukan aturan ukuran desain mezzanine yang ketat (strict). 


Mezzanine berasal dari kata mezzo, dalam bahasa italia, yang berarti bagian tengah. Ini sesuai dengan letaknya yang dibuat sebagai lantai tambahan dalam satu lantai. 


Pada umumnya, mezzanine lebih banyak digunakan sebagai pergudangan atau penyimpanan bahan dan alat di suatu pabrik. Namun kini, mezzanine juga umum digunakan sebagai solusi pintar untuk menghadirkan ruang tambahan di rumah atau apartemen. Fungsi utama dari lantai mezzanine adalah untuk menghadirkan ruang extra dalam suatu ruangan tanpa menambah lantai jumlah lantai bangunan. Anda dapat menjadikan lantai mezzanine sebagai ruang kerja, ruang tidur, tempat bersantai, perpustakaan, atau apapun yang Anda butuhkan. 


Selain untuk menambah ketersediaan ruang, mezzanine juga dapat menghemat uang dan waktu yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah -- namun tetap memungkinkan Anda untuk menyimpan lebih banyak barang atau memiliki ruang ekstra. Keberadaan lantai mezzanine juga bisa menambah nilai estetika rumah. 


Tips yang perlu Anda ketahui sebelum membangun lantai mezzanine 


1. Rencanakan dengan matang

lantai mezzanine

(Photo & Desain Interior: Little Ronco Co (@littlebyronco))


Tanpa perencanan yang matang, Anda mungkin mendapatkan ukuran mezzanine yang salah, bisa terlalu besar atau terlalu kecil, yang tidak sesuai dengan tujuan penggunaan. Oleh karena itu, sebelum membuat mezzanine, pastikan Anda sudah menentukan tujuan penggunaan lantai mezzanine di rumah, luas dan tinggi mezzanine, dan apakah rumah Anda benar-benar mampu -- dari segi konstruksi -- memilikinya. 


Pikirkan benar-benar tujuan penggunaan mezzanine sebelum Anda membuatnya di rumah. Apakah Anda membuat lantai mezzanine untuk kamar tidur, area kerja, atau perpustakaan? Ini dapat membantu Anda menentukan luas lantai mezzanine sesuai dengan kebutuhan. 


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, lantai mezzanine berfungsi sebagai platform internal atau balkon yang dapat difungsikan untuk banyak hal, asalkan dibangun dengan benar.


2. Perhatikan tinggi langit-langit rumah

Lantai mezzanine

(Teaser: Photo: Hey! Cheese (@heycheese.tw) / Desainer Interior: HAO Design (@haodesign.tw))


Perlu diperhatikan, langit-langit rumah atau apartemen yang tinggi adalah faktor penting untuk membangun mezzanine yang tidak hanya terlihat cantik, tetapi juga menambah nilai praktis pada ruangan. 


Langit-langit rumah yang tergolong pendek, akan membuat ruangan justru terlihat semakin sempit. Ini juga bisa membuat sirkulasi udara di dalam ruangan terganggu, terasa tidak nyaman, dan berbahaya karena mungkin kepala akan mudah terbentur langit-langit. 




Supaya penggunaan lantai mezzanine bisa lebih nyaman dan maksimal, luas mezzanine biasanya adalah sepertiga dari luas ruangan dengan tinggi ruang layaknya ruangan normal, sekitar 2.7 hingga 3 meter. 


3. Pilih dan gunakan material terbaik untuk lantai mezzanine

Lantai mezzanine

(Photo: Aditkok (@aditkok) / Arsitek & Desainer Interior: Biroe (@biroearchitecture))


Dalam membuat lantai mezzanine, Anda perlu untuk mempertimbangkan penggunaan material terbaik. Ini karena, meskipun fungsi utama lantai mezzanine adalah untuk lantai tambahan, namun akan menjadi ruangan yang digunakan sehari-hari. Oleh karena itu, material yang dipilih dan digunakan untuk lantai mezzanine tidak boleh sembarangan. 


Beberapa material yang bisa Anda pilih adalah baja ringan atau beton ringan kokoh. Dengan memilih material terbaik untuk lantai mezzanine, Anda akan mendapatkan lantai mezanin yang aman dan nyaman. 


4. Memilih model tangga dan furnitur untuk lantai mezzanine

Lantai mezzanine

(Photo: : Julia Zanette ( @juliazanette ) / Arsitek : Giselle De Luca Zanatta ( @gisellezanattaarquitetura ))


Elemen penting yang tidak boleh terlupakan untuk menghubungkan antara lantai utama dan lantai mezzanine adalah tangga. Pilihlah model tangga yang sederhana, agar membuat ruangan utama tidak terasa semakin sempit. Model tangga spiral atau tegak bisa menjadi pilihan yang tepat agar tidak memakan banyak ruang namun tetap berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. 


Selain itu, memilih furnitur yang akan diletakkan di lantai mezzanine juga perlu diperhatikan. Pilihlah furnitur yang tidak terlalu besar dan tinggi -- sesuaikan dengan tinggi dan luas lantai mezzanine -- supaya lebih nyaman dan tidak terasa sempit. 


5. Perhatikan sirkulasi udara dan pencahayaan di lantai mezzanine

lantai mezzanine

(Photo: Ruijing Photo / Arsitek: B.l.U.E. Architecture Studio (@blue_architecturestudio))


Sirkulasi udara pada lantai mezzanine juga tidak boleh luput dari perhatian sebelum membangun lantai mezzanine. Mengingat tinggi ruang yang terbatas, itu sangat mungkin membuat ruang di lantai mezzanine memiliki sirkulasi udara yang buruk. Gunakan jendela atau ventilasi udara yang sesuai atau gunakan kipas angin, dimaksudkan agar sirkulasi udara menjadi lebih baik dan lancar.


Keberadaan jendela juga bisa menghadirkan pencahayaan alami dari sinar matahari pada ruangan. Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan pencahayaan ruang di lantai mezzanine. Sesuaikan pencahayaan dengan fungsi lantai mezzanine. Misalnya, lantai mezzanine untuk ruang belajar, ruang kerja, atau perpustakaan, gunakan pencahayaan yang baik, sehingga memberikan kenyamanan saat belajar, bekerja, atau membaca buku. 


Itulah yang perlu Anda ketahui mengenai mezzanine dan apa yang harus Anda perhatikan sebelum membangun lantai mezzanine di rumah. Lantai mezzanine adalah solusi pintar untuk ruang extra di rumah. Bagaiman, Anda tertarik untuk membangunnya di rumah? 




(Teaser: Photo: Hey! Cheese (@heycheese.tw) / Desainer Interior: HAO Design (@haodesign.tw))